Iklan 4
Showing posts with label TANAMAN. Show all posts
Showing posts with label TANAMAN. Show all posts

Cara menanam Hidroponik untuk Para Pemula



Salah satu cara tanam yang modern, simpel tapi tidak ribet bahkan tidak banyak mengeluarkan biaya yang cukup mahal, sekarang yang lagi banyak dipelajarai oleh para pembudidaya tanaman yaitu cara menanam hidroponik. Cаrа ini digemari karena untuk menanam tumbuhаn tіdаk lagi dіреrlukаn tаnаh dan lаhаn yang luas. Dengan mеmаkаі cara mеnаnаm hіdrороnіk, mаkа Andа tіdаk реrlu lagi mеmuѕіngkаn dіrі аkаn menanam di mаnа, kаrеnа Andа bisa mеnаnаm dі mana рun. Anda bіѕа menggunakan bаhаn bеkаѕ dаn bіѕа mеnggаntungkаnnуа dі tеmbоk. Tidak hanya іtu ѕаjа, mеdіа bеrtаnаm mеnggunаkаn аіr ini bіѕа mеngаѕаh kreativitas Andа untuk mеngоlаh dan mеnсірtаkаn mеdіа baru untuk bercocok tanam.

Dеngаn mеmаkаі саrа menanam hіdrороnіk, mаkа hаѕіl раnеn аkаn lebih сераt. Nаmun Anda juga hаruѕ mеmреrhаtіkаn аѕреk lain уаіtu; ketepatan dаlаm pemberian nutrіѕі, intensitas саhауа, dаn jugа ѕuhu di sekitar tаnаmаn tumbuh. Bagi Anda уаng реmulа, hаl уаng hаruѕ Andа perhatikan adalah аіr nutrіѕі yang bеnаr-bеnаr tераt dаn dapat tеrѕеrар dеngаn sempurna. Hal ini kаrеnа dеngаn mеmаkаі cara hіdrороnіk, mаkа nutrіѕі уаng dіdараtkаn hanya mеlаluі аіr nutrіѕі ѕаjа.

Bаgі Anda pemula уаng mаѕіh bіngung dеngаn саrа bеrtаnаm hidroponik, lаngѕung ѕаjа ѕіmаk di bаwаh ini. Cаrа mеnаnаm hidroponik adа bеbеrара саrа untuk mеlаkukаn bеrtаnаm hidroponik

1. Cara menanam hіdrороnіk menggunakan NFT (Nutrіеnt Film Tесhnіԛuе) 
Cаrа ini mеruраkаn саrа раlіng рорulеr уаng dіgunаkаn оlеh banyak оrаng dalam mеngарlіkаѕіkаn cara mеnаnаm hіdrороnіk.

Untuk cara mеnаnаmnya adalah :

  • Sіарkаn bеbеrара ріра atau tаlаng, dаn роmра. 
  • Lubangi ріра sesuai dеngаn раnjаngnуа. Pаѕtіkаn jаrаk satu lubang dаn lubang уаng lain ѕаmа. 
  • Suѕun pipa atau talang уаng dipersiapkan untuk menjadi tempat menanam tanaman. 
  • Sіарkаn penampung pada ujung ріра уаng lеbіh rendah. 
  • Pasang роmра untuk mеngаlіrkаn air nutrіѕі agar аlіrаnnуа maksimal 
Cara satu іnі mеmіlіkі kоnѕер dаѕаr mеnаnаm аkаr tаnаmаnnуа tumbuh pada bаgіаn lаріѕаn nutrіѕі уаng tіdаk dalam dаn mеnjаgа sirkulasinya agar tаnаmаn tetap mendapat nutrisi, oksigen, dan аіr secara baik dan tercukupi.

2. Cаrа mеnаnаm hidroponik menggunakan WICK 
Teknik kеduа cara menanam hidroponik іnі jugа tidak kаlаh terkenal dеngаn cara реrtаmа. Cаrа іnі dіѕukаі karena реmbuаtаnnуа yang mudah serta bаhаn-bаhаn yang mudah dіdараtkаn ѕеrtа murah. Bаhkаn Andа bіѕа menggunakan barang bekas.

Alat-alat yang perlu disiapkan sangat mudah yaitu:

  • Botol air mіnеrаl 1 
  • Alat pemotong 
  • Sumbu kоmроr аtаu kain flanel 
  • Alаt untuk melubangi bisa bеruра ѕоldеr аtаu paku 
  • Aіr nutrіѕі 

Untuk cara membuatnya minta diperhatikan sebagai berikut :

  • Pоtоng bоtоl bеkаѕ menjadi 2 bagian. 
  • Lubangi tutuр bоtоl. 
  • Gаbungkаn ke dua bаgіаn bоtоl. Cаrаnуа аdаlаh dengan mеmbаlіk bаgіаn mоnсоng botol menghadap ke bаwаh. 
  • Pаѕаng sumbu kompor atau kаіn flanel раdа lubаng dі tutuр bоtоl, pastikan ѕumbu аtаu kain bisa menyerap аіr nutrisi. 
  • Tаnаm bibit tаnаmаn pada bаgіаn atas botol dеngаn tаnаh ѕесukuрnуа. 
  • Iѕі bаgіаn botol bаwаh dеngаn air nutrіѕі 
Jenis Tаnаmаn Hіdrороnіk 
Pada umumnуа, tanaman yang bіѕа menghasilkan hаѕіl yang bаguѕ dеngаn mеtоdе budidaya hіdrороnіk adalah tаnаmаn ѕауur daun. Bеrіkut ini beberapa contohnya:  
  • Sаwі hіjаu 
  • Slada hіjаu 
  • Buncis 
  • Pare 
  • Bауаm 
  • Tіmun 
  • Kаngkung 
  • Brоkоlі 
  • Tomat 
  • Cabai
  • Tеrоng 
  • Strаwbеrrу 
Untuk perawatan tanaman dеngаn teknik hіdrороnіk іnі tidak jauh bеrbеdа dеngаn tаnаmаn pada mеtоdе реnаnаmаn bіаѕа, ѕереrtі реmаngkаѕаn, реmbеrѕіhаn gulmа dаn lаіn-lаіn. 
Bаіklаh dеmіkіаnlаh раnduаn cara mеnаnаm hidroponik yang bisa kami bаgіkаn untuk anda. Semoga bisa mеnjаdі раnduаn rіngkаѕ аndа untuk membuat hіdrороnіk ѕеndіrі di rumah, terkhusus untuk anda pemula уаng mеmіlіkі lаhаn relatif sempit dan bіѕа mеnghеmаt tеmраt dаn waktu untuk реrаwаtаn. 



Cara Mempercepat Anggrek Berbunga


Tanaman hias pohon anggrek yang satu ini banyak di cari orang, karena keindahan akan bunganya, ketika bunganya mekar begitu indah mempesona. Anggrek banyak di jumpai di seluruh Indonesia, dimana iklim tropisnya membuat tanaman anggrek ini tumbuh subur.

Pada hakikatnya ada beberapa keadaan optimal yang mengakibatkan anggrek bisa tumbuh dengan baik. Ini lah yang harus dioptimalkan supaya anggrek rajin berbunga. Keadaan tersebut berhubungan dengan cahaya matahari, suhu, angin, dan air.

CAHAYA MATAHARI

Cara merawat bunga anggrek agar cepat berbunga ialah cahaya matahari. Cahaya matahari sangatlah penting bagi pertumbuhan anggrek. Cahaya matahari sebagai sumber energi yang berguna dalam fotosintesis. Fotosintesis sendiri akan menghasilkan energi yang berguna bagi semua kehidupan anggrek, baik unyuk tumbuh ataupun membentuk daun, bunga, dan biji. Selain itu, cahaya matahari juga berfungsi dalam membentuk atau memperbaiki bagian tanaman yang rusak dan menyimpan cadangan makanan. Jumlah dan intensistas sinar matahari yang dibutuhkan tanaman hias anggrek berbeda-beda, bergantung pada jenis anggreknya.

KETINGGIAN TEMPAT

Tips kedua cara merawat bunga anggrek agar cepat berbunga ialah ketinggian tempatnya. Umumnya anggrek tumbuh dengan baik di daerah tropis. Walaupun demikian, ketinggian tempat tumbuhnya, anggrek dibagi menjadi 3 golongan, yaitu:

Anggrek yang tumbuh baik di dataran tinggi dengan ketinggian 1.001 m dpl (dari permukaan laut) dengan suhu di siang hari 18-21° C dan di malam hari 13-18° C. anggrek yang tmbuh baik di dataran tinggi ialah Cymbidium, Miltonia, dan Paphiopedilum.

Anggrek yang tumbuh baik di dataran sedang dengan ketinggian 501-1000 m dpl dengan suhu di siang hari 29-32° C dan di siang hari 19-21° C. contoh anggrek yang tumbuh baik di dataran sedang ini merupakan Dendrobium, Cattleya, Phalaenopsis, dan Onchidium.

Anggrek yang tumbuh baik di dataran rendah dengan ketinggian sampai 500 m dpl dengan suhu di siang hari 34-38°C. anggrek jenis ini diataranya yaitu Arachnis, Renanthera, dan Vanda.

SIRKULASI UDARA

Cara merawat bunga anggrek agar cepat berbunga ialah sirkulasi udaranya perlu diperhatikan. Anggrek memerlukan sirkulasi udara yang baik. Udara yang baik untuk pertumbuhan anggrek ialah udara yang berembus lembut secara terus-menerus atau angina sepoi-sepoi. Sirkulasi atau aliran udara yang terus-menerus ini berfungsi untuk pergantian udara pada permukaan daun dan akar. Sirkulasi udara yang terlalu kencang bisa menyebabkan dehidrasi sebab air pada permukaan daun dan akar mudah terbawa hembusan udara. Sebaliknya, bila udara tidak berhembus, proses respirasi dan fotosintesis tidak berjalan dengan optimal.

KELEMBAPAN UDARA

Cara merawat bunga anggrek agar cepat berbunga ialah perhatikan kelembaban udaranya. Kelembapan yang terbaik bagi pertumbuhan anggrek tidak kurang dari 70%. Pada tingkat kelembapan udara sekitar 50%, anggrek bisa tumbuh dengan cukup bagus, namun tidak sebaik pada kelembapan 70%. Kelembaban tinggi bukan berarti anggrek akan gampang terkena penyakit, seperti penyakit busuk daun dan busuk tunas. Di alam, saat terjadi hujan, tanaman hias anggrek akan basah, namun 2 jam kemudian kering kembali. Ini mengindikasikan bahwa tanaman hias anggrek tidak menyenangi kondisi yang becek dan banyak air.

FOTOPERIODITAS

Cara merawat bunga anggrek agar cepat berbunga ialah fotoperioditas. Fotoperioditas ialah waktu pencahayaan matahari terhadap tanaman hias anggrek. Munculnya bunga anggrek salah satunya dipengaruhi oleh fotoperioditas ini. Lama atau cepatnya pencahayaan terhadap tanaman hias anggrek akan berdampak terhadap sintesis hormon florigen (hormon tumbuh yang memicu pembentukan bakal bunga). Saat periode gelap lebih lama ketimbang terang, sintesis hormon florigen lebih banyak dan bakal tanaman anggrek akan tumbuh lebih cepat.

FAKTOR GENETIS

Cara merawat bunga anggrek agar cepat berbunga ialah pilih anggrek dengan genetika yang bagus. Pertumbuhan anggrek juga amat ditentukan oleh faktor genetis. Faktor genetis yaitu faktor yang diturunkan oleh induk anggrek kepada anaknya. Faktor genetis ini yang membedakan antar jenis anggrek. Ada anggrek yang rajin berbunga, malas berbunga, berbunga besar, atau berbunga kecil, tumbuh tinggi, pendek, berdaun banyak, dan ada juga berdaun sedikit. Faktor genetis tanaman hias anggrek dapat diperbaiki dengan cara persilangan antar jenis

Tanaman dan Herbal Pencegah Kanker Serviks & Kanker Payudara



Apa saja jenis tanaman dan herbal yang dapat sobat tani konsumsi sebagai pencegah munculnya penyakit kanker serviks dan payudara?

Kebiasaan buruk seperti pola hidup dan pola makan menjadi pemicu munculnya kedua penyakit mematikan ini. Untuk itu, sobat tani, mulai sekarang biasakan hidup sehat dengan memanfaatkan tanaman herbal yang banyak dijumpai di keseharian kita sebagai pencegahan.

Kanker serviks dan kanker payudara merupakan penyakit yang paling ditakuti oleh kaum wanita. Menurut Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Indonesia pada tahun 2007, kedua jenis kanker ini menempati urutan pertama sebagai jenis penyakit paling berbahaya (pembunuh) bagi wanita. berikut ulasannya :

1. Teh hijau (Camelia sinensis)
Apakah sobat tani suka meminum teh? Kalau tidak, mulailah membiasakan diri untuk minum teh hijau. Pasalnya, teh hijau banyak memiliki komponen polifenol yang mengandung senyawa aktif sebagai antikanker dan derivat katekin yang berkhasiat sebagai antioksidan.

Hal ini sudah dibuktikan oleh peneliti dari laboratorium riset kanker Universitas New Jersey, AS (J Nutel Cancer Institute, 1993), DR. Cung S Yang, mengatakan bahwa hasil studi secara epidemiologi menduga konsumsi teh hijau dapat mencegah kanker pada manusia.

Lalu bagaimana cara mengonsumsinya? sangat mudah sekali.
• Siapkan teh hijau, kira-kira 1 sendok teh.
• Seduh dengan air mendidih (400 ml). Diamkan selama 3 menit, lalu minum.
• Minumlah dua kali sehari masing-masing satu cangkir.

NOTE: Menurut pengalaman dari beberapa pengguna yang menderita gangguan lambung, sebaiknya minum teh hijau ditambah dengan gula untuk mengurangi efek negatif pada lambung.

2. Kedelai
Kedelai juga merupakan salah satu tanaman pencegah kanker, karena kedelai banyak mengandung senyawa genistein, salah satu senyawa polifenol golongan isoflavon.

Menurut studi mengenai efek genistein secara in vivo dan in vitro menyatakan bahwa 74% proliferasi pada kanker payudara dan kanker prostat berkurang secara signifikan (Hempstock, 1999). Mekanisme kerja dari genistein yang menginduksi apoptosis sel dan menghambat proliferasi sel sehingga mengindikasikan genistein sebagai agen kemopreventif.

Selain itu, kedelai juga mengandung selenium, mineral, vitamin E, dan asam amino triptopan yang berfungsi sebagai antioksidan untuk mencegah paparan radikal bebas pemicu munculnya kanker.

Pernyataan itu diperkuat dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Dr. Glenville menunjukkan bahwa diet tinggi kedelai dapat mengurangi risiko kanker payudara hingga 14%.

3. Bayam
Sobat tani pasti tidak asing dengan bayam, Selain biasa digunakan sebagai masakan sayuran, bayam ternyata menyehatkan dan dapat mencegah kanker. Pasalnya, bayam mengandung vitamin B1, B6, C, E, K, riboflavin, asam folat, serta beberapa mineral penting, seperti fosfor, kalium, dan zat besi.

Bayam sendiri mempunyai dua jenis, yaitu bayam hijau dan bayam merah. Bayam hijau banyak mengandung karoten yang di dalam tubuh akan diubah menjadi vitamin A untuk membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melawan infeksi.

Warna hijau pada daun bayam menandakan adanya zat klorofil yang dapat berfungsi sebagai antioksidan, antikanker, serta penunjang pertumbuhan sel darah merah dan putih.

Sedangkan, warna merah pada bayam merah disebabkan adanya pigmen likopen, phytoene, dan phytofluene yang berfungsi sebagai antikanker.

4. Bawang
Mungkin ada di antara sobat tani yang tidak suka mengonsumsi bawang, karena alergi atau mungkin baunya yang menyengat. Tetapi, bawang itu sangat bagus untuk kesehatan. Beberapa jenis bawang seperti bawang merah (Allium cepa), bawang putih (Allium sativum), dan bawang bombai (Allium schoenoprasum) mengandung S-allyl cysteine yang berfungsi mencegah pembentukan zat karsinogen atau pemicu kanker seperti N-nitrosomorfolin.

Menurut peneliti dari Penn University, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, mereka merekomendasikan untuk membiarkan dahulu bawang yang sudah anda potong kecil-kecil selama 10 menit, ini bertujuan agar bawang membentuk kandungan yang membantu memerangi kanker.

Lalu, bagaimanakah cara yang tepat untuk mengonsumsi bawang, khususnya bawang putih agar maksimal?

Sebelum mengonsumsinya, sebaiknya direbus, digoreng, atau dipanggang terlebih dahulu, karena bila dikonsumsi mentah dapat mengganggu lambung. Nah, untuk mengatasii bau mulut dari bawang putih yang dimakan, sobat tani bisa meminum air teh kental atau kopi setelahnya.

5. Brokoli
Brokoli merupakan salah satu sayuran hijau yang sangat bagus bagi kesehata jika dikonsumsi. Menurut penelitian yang dimuat di jurnal Oncology, brokoli mengandung fitonutrien, yaitu sulforaphane dan indoles yang mempunyai efek antikanker.

Para ahli juga menemukan bahwa sulforaphane dapat meningkatkan enzim yang mendetoksifikasi tubuh dengan membersihkan substansi yang bersifat karsinogenik lebih cepat dari tubuh.

Sementara itu, menurut peneliti dari John Hopkins, efek sulforaphane terhadap beberapa macam tumor mampu membuktikan bahwa berat tumor semakin berkurang dan semakin lambat berkembang, bahkan mengecil.

Itulah informasi mengenai Tanaman dan Herbal Pencegah Kanker Serviks & Kanker Payudara, semoga informasi ini bermanfaat bagi sobat tani sekalian. Terima kasih.

Inilah Budidaya Kedelai Dilahan Pasang Surut


TRUEBUSNEWS – Pengembangan kedelai di lahan pasang surut hendaknya diarahkan pada lahan potensial dengan tipe luapan C (lahan tidak tergenang pada pasang besar, permukaan air tanah <50 cm) dan tipe luapan D (lahan tidak tergenang pada pasang besar, permukaan air tanah >50 cm).

Pengunaan Varietas Unggul Baru :
Varietas unggul baru seperti Anjasmoro, Agromulyo dan Tanggamus dapat digunakan karena berdaya hasil tinggi, tahan terhadap hama/penyakit utama dan toleran deraan lingkungan.

Pengunaan Benih Bermutu :
Benih bermutu dengan tingkat kemurnian daya tumbuh yang tinggi (>85%) direroleh dari benih berlabel yang sudah lulus proses sertifikasi. Benih bermutu akan menghasilkan bibit yang sehat dengan akar yang banyak.

Penyiapan Lahan :
Pengolahan lahan tidak diperlukan jika ditanam di lahan sawah, jerami padi dapat digunakan sebagai mulsa untuk menjaga kelembaban tanah/menekan pertumbuhan gulma.

Jerami padi dibabat, hamparkan, biarkan selama 2 minggu agar kering, selanjutnya lahan disemprot dengan herbisida.

Pembuatan Saluran Drainase :
Tanaman kedelai memerlukan air yang cukup dan tidak menghendaki kelebihan air/tanah becek selama pertumbuhan diperlukan saluran drainase untuk menjaga kelembaban tanah optimal dan mengalirkan kelebihan air pada saat pasang atau saat hujan.

Jarak antara saluran umumnya 5 – 10 m dengan lebar & kedalaman sekitar 30 cm.

Penanaman dan Populasi Tanaman :
  • Populasi tanaman berkisar antara 350.000 – 500.000 tanaman/ha, kebutuhan benih 40-60 kg/ha, tergantung ukuran biji.
  • Benih diperlakukan dengan insektisida berbahan aktif fipronil (Regent) untuk mencegah serangan lalat kacang.
  • Tanam dengan cara tugal 2-3 biji per lubang, jarak tanam 40 cm antar barisan, 15-20 cm dalam barisan.
  • Pada musim hujan gunakan jarak tanam lebar (40 x 20 cm), pada musim kemarau gunakan jarak tanam rapat (40×15 cm).

Ameliorasi Lahan :
Ameliorasi lahan dengan pemberian pupuk kandang 750 kg/ha yang dicampur rata dengan dolomit 1000 kg/ha (30% CaO, 18% MgO, 80 mess. Diberikan pada saat tanam dengan cara menutup lobang tanaman.

Pemupukan :
Pemupukan di berikan pada saat tanam berumur 15 hari dengan dosis 150 kg phonska/ha + 50 kg SP36/ha (setara 50 kg/ha Urea + 100 kg SP36/ha + 50 kg KCl/ha), setelah dicapur rata diberikan secara tugal di sebelah lubang tanam atau disebar merata pada saat tanah masih lembab.

Penyiangan :
Penyiangan dilakukan dua kali, penyiangan pertama dengan herbisida pada saat tanaman berumur 20 hari. Penyiangan kedua (jika diperlukan) secara manual saat tanaman berumur 40-45 hari.

Pengairan :
Pengairan diberikan secukupnya menjelang tanaman berbunga dan fase pengisian polong.

Pengendalian OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) Secara Terpadu:
Pengendalian OPT dilakukan bila terlihat gejala serangan H&P. Pengendalian hama secara terpadu.
  • Identifikasi jenis dan perhitungan kepadatan populasi hama.
  • Menentukan tingkat kerusakan tanaman.

Teknik pengendalian
  • Mengusahakan tanaman selalu sehat;
  • Penggunaan varietas tahan;
  • Pengendalian secara fisik dan mekanis;
  • Penggunaan pestisida kimia.
Pengendalian penyakit secara terpadu
  • Identifikasi jenis penyakit disebabkan oleh cendawan, bakteri, virus.
  • Menentukan tingkat kerusakan tanaman.


Teknik pengendalian
  • Pengendalian secara hayati
  • Penggunaan varietas tahan
  • Pengendalian secara fisik dan mekanis
  • Penggunaan pestisida kimia (fungisida, bakterisida, dll)

Panen dan Pascapanen :
  • Saat panen yang tepat akan menentukan mutu benih kedelai, dilakukan jika 95% polong tanaman telah berwarna coklat dan daun berwarna kuning/coklat dengan cara mencabut/memotong batang tanaman.
  • Brangkasan segera dikeringkan.
  • Setelah kering bijidi rontok secara manual atau dengan Tresher.
  • Benih yang sudah bersih disimpan pada kadar air yang aman (KA. 9-10%).

Demikianlah informasi mengenai Teknik Budidaya Kedelai Dilahan Pasang Surut, semoga informasi ini bermanfaat bagi sobat tani sekalian. Terima kasih.

Sumber : Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jambi

Inilah Bisnis Jahe Merah Modal Kecil Omset Jutaan


Truebusnews - Bisnis Jahe Meah masih menjadi andalan tahun ini. prospek dan peluangnya makin bagus. Analisa lengkap 10 cara usaha jahe merah modal kecil untung besar.

Jahe merah adalah salah satu tanaman yang kaya manfaat. Maka dari itulah, banyak orang yang dapat menggunakan jahe merah sebagai ramuan, olahan, hingga campuran makanan. Hal inilah yang mampu membuat jahe merah kian dikenal masyarakat luas. Jadi, banyak cara yang dapat sobat lakukan berkenaan dengan jahe merah tersebut.

Untuk sobat yang sigap dalam mencari peluang usaha tepat, maka kiranya jahe merah dapat dijadikan peluang usaha yang memiliki banyak manfaat. Berikut beberapa tips cerdasnya:

Peluang usaha jahe merah
Tanaman satu ini punya prospek bagus. Bibitnya saja banyak dicari, apalagi jahenya. Target utama pemasaran jahe merah adalah sebagai bahan baku industri obat-obatan baik dalam maupun luar negeri. Selain itu jahe merah juga digunakan sebagai minuman penghangat.

Budidaya yang gampang
Jika anda baru pertama kali membudidayakan tanaman ini lalu gagal. Itu wajar. Cara menanam jahe merah sebenarnya sederhana, hanya saja banyak yang tidak tahu.

Jika masih pemula, untuk menghindari kerugian, fokuslah membudidayakan tanaman jahe bukan membuat bibit. Resiko mati paling besar ada di bibit.

Kunci sukses penanaman jahe merah adalah bibit bagus, lahan oke, dan penyiangan yang teratur.

Tanaman lintas musim
Jahe merah bisa hidup di musim hujan maupun kemarau. Cocok untuk anda yang ingin fokus bisnis, baik fokus sebagai bisnis utama atau sebagai bisnis sampingan.

Olah Lahan Jahe Merah
Banyak sekali yang dapat sobat lakukan dengan jahe merah berpeluang menggiurkan ini. jadi, perlu pula sobat ketahui akan lahan yang tepat untuk mengembangkan usaha jahe merah.

Jangan khawatir bila sobat tidak memiliki banyak lahan maupun lading untuk ditanami, karena dengan bantuan polybag maupun karung bekas, jahe merah ini mampu di budidayakan secara merata dan berkembang.

Jahe merah bisa ditanam di teras, halaman, ladang, atau sawah. Syaratnya sederhana, bibit bagus dan sinar matahari cukup.

Menggunakan pupuk kandang
Selain itu, menanam tanaman jahe merah ini juga tidak terlalu muluk, karena pupuk yang dibutuhkan merupakan pupuk kandang biasa atau bahkan justru lebih baik jika karung yang digunakan untuk menanam jahe merah adalah karung bekas kotoran hewan.

Hal ini sangat membantu dalam pengembangan dan pertumbuhan dari tanaman jahe merah tersebut. Untuk perbandingan yang diperlukan dalam penanaman jahe merah adalah tanah-pupuk-pasir dengan menggunakan perbandingan 2:1:1 atau 3:2:1.

Setelah konsep awal untuk media serta lahan penanaman jahe merah, maka berlanjut pada budidayanya. Dengan rentang waktu yang diperlukan untuk memelihara pembudidayaan yang penuh akan kesabaran serta ketelatenan, maka saatnya sobat menuainya dalam rentang waktu kurang lebih 10 bulan.

Panen Jahe merah
Hanya dengan peralatan sederhana seperti cetok, sobat sudah dapat melakukan panen pada jahe merah tersebut. Ada pula cara mudah jika sobat menggunakan karung bekas atau polybag sebagai media tanamnya, yaitu hanya dengan menyobeknya saja. Sedangkan rimpang jahe yang dapat sobat panen sekitar 2-5 kg. Mudah bukan?

Olahan Jahe Merah
Banyak hal yang dapat menggunakan pemanfaatan jahe merah. Misalnya saja dengan jahe kering yang sering digunakan sebagai olahan jamu, obat, maupun seduhan hangat. Kiranya sebagai bumbu penyedap tambahan, jahe merah juga dapat digunakan.

Salad sehat juga dapat dicampuri jahe merah untuk semakin memberikan kualitas rasa yang nikmat. Apabila natal dan tahun baru sudah dekat, kue kering jahe kiranya dapat menjadi jajanan nikmat penghilang penat. Jus jahe juga perlu dicicipi untuk memberikan inovasi tentang berbagai kekayaan manfaat jahe merah.

Inovasi
Untuk lebih berinovasi lagi, sobat juga dapat menggunakan jahe merah untuk membuat manisan serta asinan jahe, karena jahe sudah mendalam di benak masyarakat luas, maka akan lebih mudah untuk digunakan sebagai macam-macam cara. Permen jahe buatan khas yang alami juga masih tetap diburu oleh masyarakat karena dirasa mampu meredakan batuk, flu, sakit perut, hingga masuk angin.

Bagi sobat yang rajin mencari wawasan luas, jahe merah juga dapat diolah menjadi jahe merah instan agar calon-calon konsumen dapat membeli tanpa harus dihabiskan sekaligus, tetapi disimpan untuk kebutuhan-kebutuhan lain suatu saat.

Promosi Jahe Merah
Jangan dikira usaha jahe merah tidak memerlukan promosi. semua usaha berhak untuk sobat usahakan. Jadi, tidak ada salahnya jika sobat menggunakan berbagai cara maupun promosi tersendiri untuk lebih mengenalkan jenis usaha sobat pada masyarakat secara luas. Dengan pangsa pasar yang teramat luas, maka peluang usaha di bidang jahe merah ini sangat perlu sobat pertimbangkan, dan sangat diperlukan oleh masyarakat luas.

Nah, itulah tadi beberapa tips seru agar sobat lebih cerdas dalam mengenal peluang agar mampu bersaing di era global ini. pangsa pasar yang tepat akan sangat mempengaruhi perjalanan peluang usaha sobat. Terus berinovasi merupakan modal utama untuk lebih fasih dalam berupaya mengembangkan usaha serta mampu bersaing sehar di pangsa pasar. Bila perlu, sobat juga harus berkarya lebih untuk mengenalkan jahe merah ke kancah dunis. Agar semua mengetahui begitu banyak manfaat dari tanaman tradisional yang banyak ditemukan di Indonesia ini. Si jahe merah pun juga perlu dikenal oleh dunia. Selamat sukses.

Sumber : erakini.com

Ternyata Vetsin yang di Dapur bisa Menyuburkan Tanaman di Pot


TruebusNews - Tanaman, terutama yang ditanam di dalam pot, untuk membantu pertumbuhannya harus diberi pupuk secara teratur. Hal ini disebabkan tanaman di dalam pot tidak bisa mencari makanannya sendiri karena terbatasi oleh pot. Untuk memberikan pupuk pada tanaman pot, bisa dengan membeli bermacam-macam pupuk yang dijual di toko pertanian atau bisa juga dengan bahan murah meriah yang ada di dapur anda, seperti berikut ini:

Agar-agar
Agar-agar dapat menyuburkan tanaman terutama tanaman hijau. Cara pembuatan adalah dengan mencampur 1-2 sendok makan agar-agar bubuk yang dilarutkan dalam segelas air panas. Setelah agar-agar larut, campur larutan agar-agar ini ke dalam 3 gelas air dan aduk rata. Setelah larutan diaduk rata, siramkan ke akar tanaman anda.

Abu dari kayu bakar 
Bila Anda memiliki ranting-ranting kering atau sampah kayu lainnya, bisa memanfaatkan abu dari hasil pembakaran kayu tersebut untuk menyuburkan tanaman Anda terutama tanaman mawar.

Vetsin atau bubuk penyedap makanan
Taburkan vetsin atau bubuk penyedap makanan ini di sekitar akar tanaman kemudian siram. Atau bisa juga dengan cara melarutkan vetsin dengan air terlebih dahulu, baru kemudian disiramkan ke dekat akar tanaman.

Kulit bawang
Kupasan kulit bawang merah, bawang putih atau bawang bombay direndam dalam air semalaman. Esok harinya air rendaman berikut kulit bawangnya dapat disiramkan ke tanaman.

Ampas teh
Bila Anda meminum teh secara teratur, jangan langsung buang ampas tehnya. Rendam ampas teh dengan air semalaman dan esok harinya rendaman teh dapat disiramkan ke tanaman pot Anda.

Kulit telur 
Kulit telur ditumbuk halus beserta dengan arang. Kulit telur yang telah ditumbuk dan dicampur dengan arang ini dapat langsung ditaburkan ke dekat akar lalu disiram agar larut ke dalam tanah. Selain kulit telur, air bekas rebusan telur pun dapat digunakan untuk menyuburkan tanaman. Siramkan air bekas rebusan telur yang sudah didinginkan ke akar tanaman.

Kulit Pisang
Simpanlah selama beberapa hari hingga kulit pisang berwarna kecoklatan dan tampak kering. Tumbuk kulit pisang hingga lembut, lalu taburkan tiap pagi dan sore pada tanaman.

Sisa obat-obatan 
Obat-obatan yang berbentuk tablet yang sudah tidak dimakan atau kadaluarsa ditumbuk hingga halus. Untuk yang berbentuk kapsul, hanya diambil isinya saja. Obat-obatan yang sudah ditumbuk halus ini dapat langsung ditaburkan pada tanaman Anda dan disiram agar larut.Jangan lupa bahwa untuk hasil yang optimal, tanaman dalam pot harus dipupuk secara teratur. Lakukan prosedur pemupukan minimal seminggu sekali untuk melihat hasil yang memuaskan.

Mengenal Gangguan Penyakit pada Tanaman Buah


TruebusNews - Gangguan penyakit pada tanaman sering kali kita menjadi stress usaha apapun untuk memberantas ham tersebut sudah dilakukan, untuk menghindari hal itu kita harus mengenal seperti karakteristik dari hama tersebut seprti kerontokan buah, pembusukan, kenampakan buah yang tidak mulus dan buah kurang tahan disimpan bisa juga karena gangguan penyakit. Beberapa macam penyakit yang mengakibatkan hal itu diantaranya:

Bercak buah
Serangan cendawan Colletotrichum sp menjadikan kulit buah berbercak-bercak hitam, kadang-kadang malah sedikit retak. Setelah dipetik dan disimpan 3 – 4 hari, seluruh permukaan kulitnya akan menghitam. Cendawan ini menyerang buah sejak bunga-bunganya keluar. Kalau penyakit bercak itu menyerang bagian pangkal atau tangkai buah, buah muda akan rontok dengan kulit buah menghitam. Cendawan bercak hitam ini banyak menyerang mangga, jeruk, pepaya, alpukat dan buah-buahan lainnya. Pada jeruk, penyakit bercak hitam itu bisa juga disebabkan oleh cendawan Alternaria citri.

Bercak berair
Mula-mula, kulit buah muda berbercak hijau tua dan berair. Lama-lama bercak itu akan berbuah menjadi kehitaman. Selanjutnya, kulit buah retak memanjang dan mengeluarkan getah. Penyakit ini pada mangga disebabkan oleh bakteri Pseudomonas mangiferae. Jika tertiup angin, buah yang terserang itu akan rontok.

Kudis
Kudis menyebabkan kulit buah berbercak kelabu atau kecokelatan. Kalau bercak itu sudah membesar, di bagian tengahnya akan terdapat jaringan seperti gabus. Penyebabnya adalah cendawan Elsinoe mangiferae dan Sphaceloma mangiferae pada mangga, Elsinoe fawcetti pada jeruk, Elsinoe empelina pada anggur dan Elsinoe perseae pada alpukat. Buah yang kudisan akan cepat membusuk setelah dipanen.

Penuh tepung putih
Tanaman yang bunga dan buahnya rontok atau kerdil pertumbuhannya dan penuh diselimuti tepung putih merupakan gejala terserang cendawan. Lapisan tepung putih itu merupakan pakan konisida dari cendawan. Pada anggur, tepung putih itu disebabkan oleh cendawan Uncinula necator; sedangkan pada apel, penyebabnya cendawanPodosphaera laucorticha dan P. oxycanthae; pada mangga dan buah-buahan lainnya cendawan Oidium mangiferae, Erysiphe poligoni dan E. cichoracearum.

Begini Cara Menanam Srikaya dalam Pot


TruebusNews - Srikaya bisa ditanam dalam pot. Dengan perlakuan khusus, pada umur 1,5 tahun ia sudah dapat berbuah, meskipun tadinya ditanam dari biji.

Tanaman buah umumnya bisa dipercepat berbuahnya dengan jalan dipelihara secara intensif. Demikian juga srikaya, Annona squamosa. Kalau ditanam secara tradisional, biasanya akan berbuah pada umur sekitar 3 tahun. Tetapi dengan perawatan intensif, dalam pot yang dipupuk berat, ia akan berbuah pada umur 1,5 tahun, meskipun buahnya tidak sebesar buah srikaya yang ditanam di kebun. Tahun pertama, buahnya tentu saja belum begitu lebat. Bunga yang berhasil menjadi buah hanya belasan tangkai. Namun, srikaya dalam pot itu tumbuh pendek (hanya sekitar 75 cm) sehingga amat menyenangkan kalau sudah mulai berbuah. Kalau Anda ingin mencoba, berikut ini cara bertanamnya.

Persiapannya
Pot yang perlu disediakan harus dapat diisi media tanam sebanyak 15 kg. Media tanam itu dibuat dengan mencampur tanah dan humus (boleh juga tanah dan pupuk kandang), dengan perbandingan 2 bagian tanah dan 1 bagian humus (atau pupuk kandang). Media tanam yang sudah dibuat itu dimasukkan ke dalam pot, sampai bagian atasnya mencapai sekitar 5 cm dari bibit pot.

Setelah itu, bibit srikaya yang sudah betul-betul terpilih langsung ditanam. Tetapi bersamaan dengan itu, di sekeliling biji ditaburkan pupuk majemuk NPK (15-15-15) sebanyak 15 gr. Pot kemudian disiram secara teratur. Sekitar 1,5 bulan kemudian, bibit yang bertunas dari biji itu pasti sudah tumbuh setinggi kira-kira 25 cm. Selanjutnya tinggal merawat dan memupuk tanaman dengan tekun saja.

Pemberian pupuk
Tiga kali setahun, tanaman srikaya pot diberi pupuk NPK yang sama komposisi unsur N-P-K-nya. Dosisnya makin lama makin meningkat. Pemupukan pada umur empat bulan, sebanyak 50 gr. Empat bulan kemudian 75 gr, dan empat bulan ketiga 100 gr. Pemupukan berikutnya (tahun kedua) ganti menggunakan pupuk NPK yang kandungan unsur P dan K-nya lebih tinggi daripada N.

Selain NPK sebagai pupuk akar, tanaman srikaya juga diberi pupuk daun lengkap, 2 kali sebulan. Pada umur sebulan sampai setahun, srikaya pot disemprot larutan pupuk daun yang banyak mengandung unsur N, misalnya Gandasil D atau Bayfolan. Selanjutnya ganti menggunakan pupuk daun yang banyak mengandung unsur P dan K, seperti Gandasil B atau semacamnya.

Pemupukan dengan pupuk daun jangan melebihi dosis yang dianjurkan. Pemberian yang melebihi takaran ataupun yang terlalu dekat dengan batang, akan mengakibatkan semua bunga dan daunnya gugur. Hal lain yang perlu diperhatikan ialah ketersediaan air dalam pot, terutama pada musim kemarau. Supaya aman, penyiramannya lebih baik dijadwal satu atau dua hari sekali.

Ingin Tanaman Mangga atau Lainnya Cepat Berbuah?Ini Triksnya


TruebusNews - Sebagai pecinta tanaman buah, sangat senang sekali jika tanaman yang kita tanam cepat berbuah, nah ini saya akan membagikan tipsnya supaya tanaman buah sperti pohon mangga, rambutan atau jenis lainnya.

Mohon menjadi catatan ini syarat utamanya, Cari atau beli bibit tanaman buah yang cangkokan paling cepat berbuah karena mendapat sifat dari induknya, jadi mirip kloning induknya tapi dibuat miniaturnya. akan tetapi kalau tidak bisa berbunga dan berbuah lakukan dengan  teori berdasarkan pengalaman berikut ini :

Metode pertama agar tanaman cepat berbuah
Keluarkan Getah Pohon Mangga sebanyak-banyaknya dengan membuat Sayatan selebar 2cm melingkar pada batang pohon Mangga atau pohon buah lainnya, lakukan sayatan seperti kalau kita mau mencangkok, sehingga getahnya banyak yang keluar, SAYAT & KUPAS batang pohon tersebut selebar 2-3 cm melingkar diatas permukaan tanah 5cm.
dijamin pasti lebat buahnya.

Mangga adalah buah musiman, jadi buat guratan melingkar pada batang pohon pada saat musim Mangga (saat ini anda bisa mencoba karena tepat musimnya bulan Juli Agustus ....cobalah segera ....... Insya'Allah dalam kurun waktu 2 (dua) minggu muncul bunganya sesuai pengalamanku yang tidak aku sengaja.

Setelah itu disekitar pohon tersebut dibuatkan kubangan melingkar diameter 1 Meter untuk menampung air, setelah dua hari timbun sayatan tersebut dengan tanah setelah getah sudah banyak yang keluar. dan jangan lupa dipupuk juga dengan pupuk organik or unorganik (pupuk kimia/NPK) atau jenis lainnya yang untuk bunga/bakal buah, bisa ditanyakan pada toko yang jualan pupuk disekitar rumah anda.

Fakta membuktikan, sebetulnya Hal ini saya lakukan dengan tidak sengaja karena awal mulanya/tujuan utama saya waktu itu mau mencangkok pohon tersebut sebanyak 2 batang, seminggu kemudian batang yang mau saya cangkok batangnya tumbuh bunga, sedangkan batang lainnya tidak berbunga, nggak jadi dech dicangkok... akhirnya saya coba sayatan di batang paling bawah pada pohon tersebut sekitar 3-5 cm diatas permukaan tanah.

Wow luar biasa, setelah kurun waktu 2 (dua) minggu lamanya, luar biasa sekarang bunganya dan sudah menjadi bakal buah, padahal pohon mangga ini sudah empat tahun lebih tidak pernah berbuah. Sejak 3 tahun yang lalu hanya sekali saja berbuah. Alhamdullilah sekarang mulai berbunga dan akan berbuah kembali.

Metode Kedua
Kira-kira 3-5cm dari permukaan tanah, batang utama dibor dengan diameter sebesar pensil. Ingat, bor ini sampai tembus ya, kemudian diisi dengan kayu atau pensil kayu. atau sayatan bambu dibentuk bulat panjang.

Pada prinsipnya ini sama dengan membuat guratan tadi, tapi lebih effisien, karena cairan akan keluar dari tekanan akar yang lebih daripada guratan. Ini menstimulasi kembang / bunga.

Metode Ketiga
Pohonnya dipaku. Tusuk POHON DENGAN PAKU dan biarkan disitu. 
Selain batangnya dilukai (kurang efektif hasilnya), bisa juga dipupuk NPK sebulan sekali pupuknya dibenamkan di tanah dengan jarak sekitar 20 cm dari batang utama, dengan kedalaman sekitar 10 cm, lalu disiram air agar pupuk cepat diserap tanaman. dan dibuatkan kubangan melingkar dibatang/pohon tersebut untuk menampung air. Selamat Mencoba.

Wow!!Menggiurkan Hasilnya Jutaan dari Budidaya Cabai Rawit di Polybag


TruebusNews - Usaha budidaya cabai rawit jelas sangat menggiurkan para petani namun untuk mendapatkan hasil yang besar, harus di mulai dengan modal besar jika ingin mendapatkan hasil skala besar. Namun, jika anda ingin belajar tentang usaha ini maka anda bisa mencoba dengan melakukan budidaya cabai rawit kecil – kecilan untuk memperdalam pengetahuan tentang budidaya tanaman ini.

Berikut analisa usaha tani cabe rawit di dalam polybag
Untuk populasi : 1000 Tanaman/Polybag dan luas tanam 20 x 30 M

A. SARANA PRODUKSI
1. Bibit Cabe Rawit 1000 Tanaman = Rp. 300.000,-
2. Pupuk kandang 2.000 Kg @ Rp. 2.000,- = Rp. 4.000.000,-
3. Tanah 3 Truck @ Rp. 800.000,- = Rp. 2.400.000,-
4. Sekam 2 Truck @ Rp. 500.000,- = Rp. 1.000.000,-
5. Kapur 10 sak @ Rp. 40.000,- = Rp. 400.000,-
6. Pupuk organik Cair / Nutrisi 10 Botol @ 50.000,- = Rp. 500.000,-
7. Pembuatan MOL = Rp. 100.000,-
5. Polybag 1000 @ Rp. 22.000,- = Rp. 2.200.000,-
6. Pengendali Hama 1 @ Rp.45.000,- = Rp. 45.000,-
7. Paranet 1 Rol @ Rp. 1.500.000,- = Rp. 1.500.000,-
8. Ajir Bambu 1000 @Rp. 1000,- = Rp. 1.000.000,-
8. Instalasi Air = Rp. 1.000.000,-

Jumlah = Rp. 14.445.000,-

B. BIAYA TENAGA KERJA

1. Memasukan Media Kedalam 1000 Polybag @ Rp. 1500 = Rp. 1.500.000,-
2. Persiapan Lahan 20 X 30 M = Rp. 500.000,-
3. Tenaga Kerja 1 Orang @ Rp. 500.000,- x 12 = Rp. 6.000.000,-
Jumlah = Rp. 8.000.000,-
Panen Estimasi produksi cabe 5 kg/polybag selama masa tanam x 1000 Polybag = 5000 Kg
Total Biaya I (Rp. 14.445.000,-) + II (Rp. 8.000.000,-) = Rp. 22.445.000,-

C. ANALISA KEUNTUNGAN

Jika estimasi produksi 5000 Kg dengan harga terendah Rp.10.000,- , maka total pendapatan kotor Rp.50.000.000,-
Keuntungan Rp.50.000.000,- – Rp.22.445.000,- = Rp.27.555.000,-

Untuk Penanaman periode ke 2 kita dapat menghilangkan Biaya variabel pada point A. Nomor 3,4,5,7,8,9 sedangkan pada point B. Nomor 1 dan 2

Untuk Penanaman Periode Ke 2 :

A. SARANA PRODUKSI
1. Bibit Cabe Rawit 1000 Tanaman = Rp. 300.000,-
2. Pupuk kandang 2.000 Kg @ Rp. 2.000,- = Rp. 4.000.000,-
3. Kapur 10 sak @ Rp. 40.000,- = Rp. 400.000,-
4. Pupuk organik Cair / Nutrisi 10 Botol @ 50.000,- = Rp. 500.000,-
5. Pembuatan MOL = Rp. 100.000,-
6. Pengendali Hama 1 @ Rp.45.000,- = Rp. 45.000,-
Jumlah = Rp. 5.345.000,-

B. BIAYA TENAGA KERJA PERIODE 2 :
1. Tenaga Kerja 1 Orang @ Rp. 500.000,- x 12 = Rp. 6.000.000,-

Panen Estimasi produksi cabe 5 kg/polybag selama masa tanam 12 Bulan

= 5 Kg x 1000 Polybag = 5000 Kg/Musim

Panen Estimasi produksi cabe per 13,8 Gram per hari/polybag

= 13,8 Gram x 1000 Polybag = 13,8 Kg/hari
Total Biaya I (Rp. 5.345.000,-) + II (Rp. 6.000.000,-) = Rp. 11.345.000,-

KEUNTUNGAN PERIODE 2

= (Rp. 50.000.000,- ) – (Rp.11.345.000,-) = Rp. 38.655.000,-

Perhitungan tersebut adalah dengan memperhitungkan harga rata-rata cabe rawit tanpa melihat harga fluktuatif cabe yang dalam satu tahun pasti dapat melambung sangat tinggi hingga Rp. 100.000/ Kg intinya dalam budidaya cabe dalam polybag ini harus telaten walaupun harga cabe turun drastis tetap harus menanam dan harus sabar yang terpenting adalah bagaimana kita dapat menyayangi setiap usaha yang kita terjuni maka suatu saat usaha tersebut akan dapat menyayangi kita dengan senyum rupiah.


Inilah Langkah Awal dalam Menanam Cabe Rawit di Polybag


TruebusNews - Inilah langkah – langkah dalam menanam cabe rawit di polybag yang benar :

Menyiapkan Bibit
Bibit merupakan faktor yang paling menentukan dalam budidaya suatu tanaman. Meskipun pemeliharaan telah dilakukan secara maksimal, tetapi tidak akan memperoleh hasil yang optimal kalau bibit yang ditanam dari benih yang kurang baik. Untuk memperoleh benih yang baik adalah:

  • Pilih buah cabe yang sehat, lebih besar dari yang lainnya dan matang sempurna/ bibit cabe rawit hybrida sachet untuk lebih praktis.
  • Buang bagian pangkal dan ujungnya.
  • Sayat bagian buah yang tersisa, kemudian ambil bijinya.
  • Jemur ditempat yang tidak terkena sinar matahari langsung selama tiga hari.

Menyemai Benih
Menyemai benih yang sudah kering untuk dijadikan bibit. Kegiatan menyemai ini diawali dengan merendam benih dengan air hangat selama kurang lebih 30 menit. Selanjutnya benih direndam sehari semalam dalam larutan perangsang akar. Benih yang masih mengapung setelah sehari semalam direndam harus dibuang, karena benih tersebut pertumbuhannya tidak akan maksimal. Untuk benih yang tenggelam bungkus dengan kain basah dan biarkan sehari semalam lagi. Keesokan harinya benih baru disemaikain.

Persemaian harus disiapkan bersamaan dengan kegiatan merendam benih. Media yang digunakan berupa tanah gembur, pupuk kandang dengan perbandingan 1:1.

Masukan media persemaian ke dalam plastik es yang diameternya 3-5 cm dan untuk tingginya cukup 6 cm saja. Basahi media dengan larutan perangsang akar hingga lembab. Selanjutnya, semaikan benih satu per satu. Benih siap untuk dijadikan bibit dan dipindah tanamkan apabila sudah memiliki empat helai daun sempurna.

Media Tanam
Media tanam merupakan tempat berkembangnya akar dalam menunjang pertumbuhan tanaman. Dari media tanam ini tanaman menyerap makanan yang berupa unsur hara melalui akarnya. Media tanam harus sudah siap paling lambat dua minggu sebelum tanam supaya terjadi pemadatan media yang sempurna. 

Media yang baik untuk digunakan terdiri dari tanah gembur atau top soil, Pupuk Kandang/Kompos + Tricoderma dan sekam padi dengan perbandingan 1:1:1. Aduk ketiga bahan tadi sampai tercampur rata, kemudian masukan ke polybag yang memiliki diameter 50/60 cm.

Bahan-bahan di atas memiliki fungsi yang berbeda, namun satu sama lain saling mendukung. Tanah dengan sifat koloidnya memiliki kemampuan untuk mengikat unsur hara dan melalui air unsur hara dapat diserap oleh akar dengan prinsip pertukaran kation. 

Sekam gunanya untuk menampung/mengikat air dalam tanah, sedangkan trichokompos untuk menjamin tersedianya bahan penting yang akan diuraikan menjadi hara yang diperlukan oleh tanaman. Untuk menghemat biaya dalam gunakan pupuk kandang yang sudah dikompos dengan trichoderma 

Menanam Cabe Rawit di Polybag, Nah Ini Untungnya



TruebusNews - Cabe rawit (Capsicum frutescens) merupakan tanaman dari benua Amerika. Tanaman ini cocok dikembangkan di daerah tropis terutama sekitar khatulistiwa. Tanaman ini paling cocok ditanam di dataran rendah dengan ketinggian 0-500 meter dpl. Meskipun begitu, cabe rawit bisa tumbuh baik hingga ketinggian 1000 meter dpl. Untuk tempat yang terlalu tinggi, produktivitas tanaman akan berkurang. Pengembangan Budidaya cabe dilahan sempit menjadi alternatif masyarakat perkotaan untuk dapat berbudidaya tanaman hortikultura dengan keterbatasan lahan maka penanaman menggunakan Polybag menjadi salah satu pilihan utama untuk tanaman ini

Keuntungan dan Kerugian Menggunakan Polybag

Pemakaian polybag untuk budi daya tanaman khususnya cabe rawit mempunyai beberapa keuntungan dan kerugian. Berikut ini uraian keuntungan dan kerugian penggunaan polybag untuk budi daya tanaman cabe rawit.

Keuntungan pemakaian polybag sebagai berikut
  • Biaya lebih murah untuk pembelian polybag bertanam dibandingkan pot.
  • Mudah dalam perawatan.
  • Pengontrolan/pengawasan tiap tanaman lebih jelas. Misalnya pemeliharaan tanaman seperti serangan hama/penyakit dan kekurangan unsur hara.
  • Tanaman cabe rawit dapat terhindar dari banjir atau tertular hama/penyakit.
  • Polybag mampu ditambahkan bahan organik/pupuk kandang sesuai takaran.
  • Menghemat ruang dan tempat penanaman.
  • Komposisi media tanam mudah diatur.
  • Nutrisi yang diberikan dapat langsung diserap akar tanaman.
  • Dapat dibudidayakan kapan saja tanpa mengenal musim.
  • Produktifitas bisa lebih banyak daripada penanaman di lahan
  • Dapat digunakan sebagai tanaman obat dan tanaman hias di pekarangan/teras rumah.


Kerugian pemakaian polybag sebagai berikut.
  • Polybag mempunyai masa pemakaian 2-3 tahun atau 2-3 kali pemakaian untuk media tanam
  • Biaya Tanam Awal Mahal
  • Perawatan Tanaman Harus Intensif
  • Instalasi Air Harus ada sepanjang waktu


Hampir semua jenis tanaman hortikultura yang berumur pendek seperti cabe rawit dan cabe besar dapat ditanam didalam polybag. Bertanam cabe di polybag juga merupakan alternatif pemecahan masalah bila Anda memerlukan konsumsi buah cabe segar di rumah.


Inilah Komposisi untuk Pembuatan Media Tanam yang Tepat



TruebusNews - Anjuran komposisi untuk pembuatan media tanam adalah sebagai berikut :

1. Jika tanah yang digunakan tergolong tanah berat dengan kandungan fraksi lempung yang tinggi sehingga bersifat sangat liat, maka anjuran komposisi media tanamnya adalah 1 bagian tanah dicampur dengan 1 bagian pupuk kandang (sapi/kambing/kerbau/kelinci) dan 3 bagian sekam segar atau sekam bakar atau kombinasi sekam segar dan sekam bakar (perbandingan volume 1:1:3). Jangan sekali-kali menggunakan abu sekam untuk campuran media tanam karena dalam kondisi jenuh air, kombinasi tanah berat dengan abu sekam akan menghasilkan efek melumpur (seperti lumpur) yang justru mengganggu drainase (pengatusan) air dan aerasi (pengudaraan) dalam media tanam. 

Tanah berat tergolong tanah yang miskin pori, baik pori makro maupun pori mikro, dan karena kandungan fraksi lempungnya yang tinggi, maka kemampuan ikat airnya sangat tinggi, dengan kata lain, tanah mampu menyimpan air dengan sangat baik disertai dengan drainase (pengatusan) yang buruk. Dalam kondisi seperti ini, pertumbuhan akar akan terhambat akibat adanya penggenangan air dalam tanah. Penambahan pupuk organik bertujuan untuk memperbaiki struktur tanah agar tanah menjadi lebih remah (crumb) dan akar bisa tumbuh dengan leluasa, sementara penambahan sekam padi bertujuan untuk memperbaiki porositas tanah, menambah jumlah pori makro untuk meneruskan kelebihan air dalam tanah (fungsi pengatusan air) serta menambah jumlah pori mikro untuk menyimpan oksigen (fungsi aerasi atau fungsi pernafasan bagi akar)

2. Tanah-tanah sedang dengan komposisi fraksi lempung, debu, dan pasir yang seimbang, umumnya relatif ideal dijadikan media tanam tabulampot, namun tetap perlu dimodifikasi agar menjadi lebih ideal untuk digunakan sebagai media tanam dalam jumlah yang terbatas dalam pot agar ideal untuk pertumbuhan akar di bagian bawah serta manifestasi pertumbuhan tanaman yang sehat di bagian atas. Campurkan merata 1 bagian tanah sedang , dengan 0,5 hingga 1 bagian pupuk kandang, dan 1 atau 2 bagian sekam (perbandingan volume 1: 0,5: 1 atau 1:1:2), disesuaikan dengan kebutuhan tanaman yang berbeda antar tanaman yang satu dengan tanaman lainnya.

3. Tanah dengan fraksi pasir yang dominan, digolongkan sebagai tanah ringan karena mudah diolah, baik itu tanah dalam keadaan basah apalagi dalam keadaan kering. Tanah jenis ini umumnya terdapat di daerah di sekitar gunung berapi yang masih aktif, biasanya miskin akan kandungan bahan organik, strukturnya sangat remah cenderung rapuh, komposisi pori makro yang sangat tinggi dibanding jumlah pori mikronya, sangat mudah meneruskan kelebihan air, dan miskin kandungan unsur hara nitrogen.

Karenanya, jika dibuat sebagai media tanam tabulampot, tanah jenis ini harus diperbaiki sifat-sifat fisikanya, sifat kimianya dan sifat biologinya dengan mencampurkan 1 bagian tanah dengan 2 bagian pupuk kandang, dan 1 bagian sekam (perbandingan volume 1:2:1), atau tergantung kebutuhan dilihat dari sumber tanahnya, apakah tanah diperoleh dari daerah yang tergolong subur atau kurang subur. Penambahan bahan organik seperti pupuk kandang sekaligus akan memperbaiki sifat fisika tanah (memperbaiki struktur tanah menjadi lebih remah), sifat kimia (menambah kandungan unsur hara organik makro dan mikro) serta memperbaiki sifat biologinya (meningkatkan jumlah dan jenis mikrobia tanah)

Ciri utama media tanam yang baik adalah tidak gampang memadat meski telah digunakan dalam kurun waktu cukup lama, dan media seperti ini hanya dapat diperoleh dengan cara memodifikasi media tanam dengan bahan-bahan yang tersedia di sekitar kita dan mudah untuk mendapatkannya. Jika ragu dalam membuat media tanam, khususnya kualitas fisiknya, lakukan tips berikut :

ambil segenggam media tanam yang telah dibuat dan dalam keadaan lembab (sedikit basah), lalu kepal dengan kuat dalam genggaman tangan. Jika saat genggaman tangan dibuka dan gumpalan media tanam pecah (Jawa : ambyar), itu berarti komposisi media tanam telah ideal secara fisik. Namun jika saat genggaman tangan dibuka dan media tanam tetap berada dalam kondisi menggumpal, berarti diperlukan penambahan sekam segar atau sekam basah dalam jumlah secukupnya agar komposisi ideal media tanam dapat terbentuk sebagaimana telah dicontohkan sebelumnya.

Penggunaan media tanam tabulampot dengan komposisi yang ideal akan sangat menunjang pertumbuhan akar menjadi lebih optimal, akar dapat tumbuh dengan leluasa karena mendapatkan suplai oksigen dan air dalam jumlah memadai, dan dalam kondisi pertumbuhan optimal tersebut, akar dapat menjalankan fungsinya untuk menyerap air dan hara-hara yang diperlukan dari dalam media tanam untuk disinergikan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

Berikut adalah ilustrasi persiapan penanaman tanaman buah dalam pot pasca pembuatan media tanam

Siapkan pot (contoh adalah pot berdiameter 50 cm), tutupi semua lubang drainase di bagian bawah dengan menggunakan bahan tipis dan rata (contoh adalah bahan pecahan eternit bangunan) yang berukuran 3-4 kali lebih besar dari pada ukuran lubang. Jika tidak terdapat pecahan eternit, bisa menggunakan pecahan kaca, pecahan genteng, maupun pecahan keramik lantai, yang penting permukaannya rata yang berfungsi untuk menutup lubang drainase pot. Tidak perlu khawatir air (siraman maupun air hujan) tidak akan mengalir dan teratus dengan sempurna meski lubang ditutup dengan rapat. Kelebihan air siraman pada media tanam akan mengalir ke bawah melalui sisi samping lubang yang tertutupi oleh pecahan eternit, mengikuti gaya gravitasi bumi (proses kapilarisasi). 

Taburkan sekam segar, sekam bakar, atau campuran keduanya setebal 2-3 cm di bagian dasar pot, yang berfungsi sebagai alas media tanam sekaligus penyaring air siraman yang terlalu banyak. Pemberian sekam sebagai alas pot sangat baik bagi media tanam agar tidak memadat pada bagian bawah akibat frekuensi penyiraman yang tinggi, berfungsi sebagai saringan yang sangat baik, memberikan ruang tumbuh yang baik bagi akar terbawah serta sangat memudahkan jika tanaman hendak dicabut dari pot untuk keperluan penanaman di lahan maupun repotting ke dalam pot yang berukuran lebih besar. Sangat tidak disarankan untuk menggunakan pecahan styrofoam (gabus) pada bagian bawah sebagai penutup atau alas bagian bawah pot karena berpotensi menjadi sarang semut 

Masukkan media tanam yang telah dibuat sebelumnya, dengan volume atau ketinggian media tanam yang disesuaikan dengan ukuran bibit yang ingin ditanam. Ratakan media tanam dan tekan-tekan permukaannya ke arah bawah agar media tanam menjadi sedikit lebih padat/kompak dan tidak menurun permukaannya beberapa waktu kemudian akibat penyiraman

Siapkan pula bibit yang hendak ditanam di dalam pot
Robek plastik polybag yang membungkus bibit, buang media tanam lama yang terlihat tidak terikat oleh volume akar. Jika diperlukan, potong akar yang tumbuh tidak beraturan dan rapikan kembali media tanamnya sebelum bibit dimasukkan ke dalam pot.

Masukkan bibit ke dalam pot, atur letaknya agar seimbang dan proporsional dari segala arah, lalu masukkan sisa media tanam sambil ditekan-tekan pada semua sisi agar bibit terjepit dengan baik dan berdiri tegak dengan sempurna, tidak miring ke kiri maupun ke kanan 

Berikan topping pada bagian atas dengan mengganti sekam segar menjadi sekam bakar (jika ada), semata-mata agar tampilan bagian atas terlihat lebih rapi. Komposisi campuran media tanam untuktopping tersebut sama persis dengan komposisi campuran media tanam di bawahnya. Jika tidak tersedia sekam bakar, gunakan campuran sebelumnya yang menggunakan sekam segar 

Siram air ke atas permukaan media sambil sedikit ditekan-tengan dengan tangan agar media memadat dan mencengkeram bibit dengan baik dan menghindari bibit yang akhirnya miring akibat media yang menurun permukaannya pada sisi tertentu karena air siraman

Tinggi maksimum media tanam yang disarankan adalah 5 cm dari permukaan pot dan tinggi permukaan tersebut akan menurun seiring dengan jalannya waktu karena semua pupuk kandang yang digunakan akan habis terurai, demikian pula volume sekam akan menyusut akibat proses pelapukan. 

Tabulampot siap untuk diletakkan di tempat yang diinginkan dan sebaiknya letaknya berada pada tempat yang mendapat penyinaran penuh oleh sinar matahari, setidaknya selama 10 jam per hari, sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik dan berkembang dengan sempurna.

Penyiraman hanya diberikan dalam jumlah secukupnya, sekedar membasahi media tanam dan tidak dianjurkan untuk menyiram dengan volume air berlebih. Kelebihan air secara terus menerus akan menyebabkan terjadinya leaching (pencucian) media tanam yang terlihat dengan mengalirnya air dalam jumlah banyak beberapa saat setelah penyiraman. Kelebihan air siraman tersebut akan membawa serta kandungan hara organik maupun anorganik yang terdapat dalam media tanam. 

Pencucian intensif akan mempercepat kehilangan kesuburan media tanam. Jika pot berdiameter 30 cm hingga 40 cm cukup diberi ai siraman sebanyak 1 hingga 1,5 liter setiap proses penyiraman dilakukan. Sementara pot berdiameter 50 hingga 60 cm cukup disiram dengan 2 liter air.

SELAMAT MENCOBA