Iklan 4
Showing posts with label PERKEBUNAN. Show all posts
Showing posts with label PERKEBUNAN. Show all posts

Cara Menanam Jagung Manis


Jagung manis selain punya citarasa yang enak jagung manis juga  mengandung manfaat dan gizi untuk dikonsumsi. Jagung manis memiliki rasa lebih renyah dan ada sedikit perpaduan manis yang banyak disukai orang. Jagung manis juga mudah untuk dibudidayakan, jika anda tertarik dengan cara budidaya jagung manis, berikut merupakan langkah mudah yang dapat anda ikuti.

Untuk media budidaya jgung manis hampir sama dengan Cara Budidaya tanaman lainnya. Adapun hal yang harus anda perhatikan dalam cara budidaya jagung manis ketika mencari lokasi yang tepat dan setelah anda memilih lokasi anda sudah mulai bisa mempersiapkan media tanam :


  • Pastikan lokasi dekat dengan tempat tinggal anda sehingga mempermudah anda untuk pengecekan lahan dan tanaman nantinya.
  • Pastikan lokasi bebas dari berbagai macam limbah dan memiliki tanah bertekstur gembur dan subur.
  • Pastikan juga lokasi memiliki tanah lahan yang luas minimal seluas 3m x 3m hingga 5m x 5m dan tidak ternaungi oleh apapun, agar jagung manis yang anda tanam mendapatkan penyinaran cukup.
  • Langkah selanjutnya yaitu membuat lahan tanam sebagai media budidaya. Pertama buatlah patokan ataupun batas lahan tanam anda dan bersihkan lahan tanam dari batu kerikil ataupun rumput liar yang tumbuh.
  • Setelah itu anda bisa membajak tanah menggunakan cangkul hingga tanah lahan benar- benar memiliki tekstur tanah yang gembur dengan kedalaman hingga mencapai kurang lebih 30cm.
  • Ukur pH tanah, jika pH memiliki kadar keasaman tinggi, anda bisa melakukan pengapuran menggunakan dolmit hingga pH mencapai 6 hingga diatas 7.
  • setelah anda selesai melakukan pengapuran, selanjutnya anda juga harus melakukan pemupukan terlebih dahulu untuk memberi nutrisi tambahan pada tanah. Anda
  • anda bisa menggunakan berbagai macam jenis pupuk, akan lebih baik dan sehat jika anda menggunakan pupuk kandang ataupun kompos. Selain itu kedua jenis pupuk ini juga lebih ramah lingkungan sehingga tidak merubah tekstur tanah.
  • Buatlah gundukan panjang dangan jarak kurang lebih 1 meter setiap deretnya, anda bisa mulai mempersiapkan media tanam selama 2 minggu sebelum masa tanam tiba. 


Untuk mendapatkan hasil panen yang berkualitas baik, anda harus memilih bibit jagung yang baik pula. Untuk jagung manis sendiri ada beberapa jenis yang bisa anda pilih berbeda jika anda melakukan Cara Budidaya Jamur Kancing, jenis- jenis tersebut dibedakan dari banyaknya kandungan gula yang ada pada jagung manis.

Pilihlah bibit yang sesuai dengan keinginan anda, selain itu ada dua cara dalam mendapatkan bibit jagung manis :


  • Sebelumnya, perlu anda ketahui semakin banyak kandungan gula yang ada pada jagung manis maka rasanya akan semakin lunak dan manis. Sebaliknya jika anda memilih bibit dengan sedikit kandungan gula maka kandungan patinya lebih banyak sehingga rasanya tidak terlalu empuk, jagung manis jenis ini akan lebih baik jika digunakan sebagai bahan dasar tepung jagung.
  • Untuk bibit jagung, anda dapat membelinya secara langsung di toko ataupun di petaninya langsung. Akan lebih praktis jika anda membeli bibit yang siap tanam tanpa ada proses penyemaian benih.
  • Adapun cara ke dua yaitu dengan melakukan proses penyemaian benih jagung manis terlebih dahulu.
  • Caranya anda hanya perlu menyemaikan benih jagung manis pada media semai, tray yang sudah anda isi dengan tanah campuran pupuk. Adapun perbandingannya yaitu 2: 1.
  • Setelah benih bertunas, anda bisa memindahkannya ke dalam polibag ataupun pot- pot kecil dan lakukan proses perawatan berupa proses penyiraman dan pemupukan hingga tunas menjadi bibit dengan ketinggian kurang lebih 10 cm.


Pemindahan Bibit Jagung Manis
Langkah selanjutnya dalam cara budidaya jagung manis yaitu memindahkan bibit yang sudah layak untuk dibudidayakan. Adapun cara yang tepat agar bibit dapat tumbuh subur hingga panen nantinya :


  • Pertama, buatlah lubang tanam pada media budidaya dengan jarak sekitar 40 cm hingga 70cm tiap lubang tanam.
  • Untuk ukuran lubang tanam sendiri buatlah dengan diameter kurang lebih 10 cm dan kedalaman yang baik yaitu sekitar 10 hingga 20 cm.
  • Masukkan seetiap bibit ke dalam lubang tanam yang telah anda buat, untuk setiap lubang tanam anda hanya bisa mengisinya dengan satu buah bibit tanaman saja.
  • Setelah itu tutup lubang dengan tanah campuran pupuk dan sedikit padatkan agar bibit jagung anda dapat berdiri kokoh dan tidak mudah tumbang jika terkena air ataupun angin.


Adapun hal yang harus anda perhatikan dalam cara budidaya jagung manis yaitu ketika anda melakukan proses perawatan agar jagung manis anda tumbuh subur dan berbuah baik :


  • Anda harus rutin melakukan proses penyiraman, untuk proses penyiraman lakukan sebanyak 2 hingga 3 kali dalam sehari.
  • Selain itu anda juga harus melakukan penyiangan dan pemupukan, untuk penyiangan dan pemupukan bisa anda lakukan setiap 2 minggu sekali secara rutin.
  • Penting bagi anda untuk menjaga kebersihan dan kesehatan tanaman jagung manis anda agar tidak terserang hama dan penyakit. Anda bisa menyemprotkan pestisida secukupnya untuk mengatasi hama jagung manis.
  • Anda bisa memanen jagung manis jika jagung sudah siap panen dengan cirri buahnya yang berwarna kuning dan tangkai yang mulai layu.
  • Berikut merupakan informasi mengenai cara budidaya jagung manis yang dapat kami sampaikan, selain bisa dikonsumsi sendiri anda juga bisa menjualnya di pasar. Sehingga banyak sekali keuntungan yang bisa anda dapatkan. Selamat mencoba.

Cara Menanam Pohon Pepaya Berbuah Lebat dan Pendek


Buah Pepaya selain memiliki rasa yang enak juga memiliki kandungan nutrisi vitamin C yang tinggi, satu buah pepaya mengandung 235 mg vitamin C. Pepaya juga mengandung nutrisi lainnya seperti vitamin A, vitamin B1, B3, B5, vitamin E, vitamin K, likopen, serat, kalsium, potasium, folat, dan magnesium. Dengan segudang nutrisi tersebut, pepaya memberikan begitu banyak manfaat bagi kesehatan. Banyak orang yang sengaja menanam pohon pepaya tersebut untuk di konsumsi.

Inilah cara menanam pohon pepaya berbuah lebat dan pendek. Tanaman pepaya yang pendek mempunyai buah lebat, batang tanaman kokoh serta tidak mudah roboh merupakan dambaan bagi para petani. Dengan tehnologi yang sedang berkembang saat ini semua itu dapat dimungkinkan.

Berikut ini cara membuat tanaman pepaya tumbuh pendek dan berbuah lebat:

  • Pertama tanaman pepaya yang masih berusia 1 bulan atau tanaman yang tingginya 40-50cm kita pangkas bagian kuncupnya atau pada pupus dau yang paling muda.
  • Setelah dilakukan pemangkasan hal yang ita lakukan selanjutnya adalah menunggu selama kurang lebih 10 hari sanpai tunas-tunas baru tanaman papaya tumbuh.
  • Setelah tunas mulai tumbuh kita potong batang tanaman pepaya dan menyisakan tinggi hanya 15 cm dari permukaan tanah.
  • Kita diamkan tanaman pepaya yang telah kita pangkas selama kurang lebih 7 hari atau sampai muncul lagi tunas-tunas pepaya baru.
  • Setelah 7 hari dan tunas mulai tumbuh, lakukan seleksi tunas.
  • Seleksi tunas dilakukan dengan cara menentukan 1 tunas yang paling sehat dan membuang tunas-tunas yang lain.
  • Dengan hanya menyisakan satu tunas ini diharapkan zat makanan hanya tertuju pada satu tunas sehingga pertumbuhanya cepat dan akan menjadi batang pokok
  • Tujuan dilakukanya pemangkasan tanaman pepaya yang masih berumur 1 bulan ini adalah untuk meningkatkan produktivitas tanaman pepaya dan menjadikan tanaman pepaya menjadi pendek.
  • Selain itu dengan pemangkasan ini juga dapat memacu hormone-hormone pertumbuhan, pembungaan dan pembentukan buah.
  • Pemotongan ini juga bisa dilakukan pada tanaman pepaya yang sudah tua dan tidak produktif agar tanaman tumbuh tunas baru lagi yang muda dan dengan tunas muda tersebut tanaman dapat berproduksi kembali

Cara Suntik Tanaman Agar Berbuah Lebat


Ternyata agar tanaman supaya berbuah lebat, cukuplah mudah dengan cara melakukan suntik tanaman. dengan cara suntik tanaman buah, maka buah tanaman tersebut akan terpancing untuk berbuah lebat. selain di beri pupuk yang teratur maka dengan cara inilah tanaman akan berbuah lebat.

Apa sih tujuan melakukan Suntik Tanaman Buah? hal ini dilakukan agar bisa berbuah lebat sepanjang tahun. Lalu bagaimana cara melakukannya? berikut ini penjelasannya:

Aplikasi perangsangan buah dan pemupukan melalui injeksi lebih efektif untuk merangsang pembuahan. Itu terjadi karena nutrisi dan hormon langsung didistribusikan ke seluruh bagian tanaman melalui jaringan pembuluh.

Bila lewat penyiraman ada kemungkinan unsur hara hilang karena menguap atau mengalir di permukaan tanah karena tanah terlalu padat. Hanya saja aplikasi injeksi itu perlu tenaga ekstra bila diterapkan pada kebun berskala luas.

Isto menghitung aplikasi pupuk dan hormon perangsang buah dengan teknik injeksi lebih murah ketimbang dengan cara penyiraman. Dosis pupuk yang digunakan lebih hemat, tetapi konsentrasinya lebih pekat. Pada teknik konvensional.

Cara Suntik Tanaman Buah:

  • Lubangi pohon di sekeliling pangkal batang menggunakan bor berdiameter 1 cm hingga kedalaman 7 cm. Saat pengeboran posisi mata bor miring 45 derajat.
  • Suntikan 10 cc larutan yang terbuat dari campuran pupuk NPK dan hormon yang mengandung giberelin pada setiap lubang. Setelah itu lubang disumbat menggunakan potongan styrofoam untuk mencegah kontaminasi cendawan dan bakteri penyebab penyakit.
  • Sebulan kemudian pohon mulai berbunga. Berikan pupuk kandang sebanyak 125 kg. Sebelum pemupukan, buat parit kecil di sekitar area perakaran yang jaraknya sejajar lebar tajuk. Taburkan pupuk kandang ke dalam parit, lalu timbun dengan tanah.
  • Siram pupuk kandang hingga basah agar pupuk meresap ke area perakaran.
  • Saat berbunga tanaman butuh air dan hara yang cukup. Oleh karena itu lakukan penyiraman sekaligus pemupukan dengan sistem infus.                                                                                                                                                                                                                                        

Inilah caranya Penyiraman dan pemupukan dengan sistem infus:

  • Isi drum berkapasitas 200 liter dengan air sebanyak 2/3 bagian drum,
  • Lalu celupkan sekarung pupuk kandang, serta 33 g NPK dan 17 g KNO3.
  • Lubangi sisi bagian bawah drum selebar paku. Dari sanalah larutan mengalir membasahi lahan. Larutan biasanya akan habis dalam 2 hari.
  • Ulangi pemberian pupuk hingga panen.

Empat bulan setelah berbunga lengkeng lokal siap panen. Setelah panen berikan kembali pupuk dengan dosis sama seperti disebutkan pada poin 3. Sebulan kemudian tunas mulai bermunculan. Jika tunas sudah berubah menjadi daun dewasa, lengkeng siap dibuahkan kembali.

Tips menanam Pohon Durian di dalam Pot



TruebusNews-Durian tergolong sulit di buahkan dalam pot sehingga tidak direkomendasikan untuk tabulampot. Bunga sulit muncul apalagi bertahan menjadi buah yang matang. Seringkali bunga hanya bertahan sampai seukuran jempol orang dewasa lalu rontok. Eddy Soesanto, penangkarbuah di Cijantung, Jakarta timuir, menduga itu disebabkan karakter perakaran pohon durian dewasa yang membesar dan memanjang ke samping.

Volume pot yang terbatas jelas membatasi pertumbuhan akar. Ujung-ujungnya, pasokan hara pun seret.

Kesulitan membuahkan tabulampot durian itu ditepis Edi Sofiandi, pekebun di Parongpong, Bandung. “Dulu teknik memindahkan tanaman yang telah berbuah memang lazim, tapi itu teknik lama,” kata kelahiran Bandung 43 tahun silam itu.

Menurutnya dengan media dan hara tepat volume pot yang terbatas tetap mampu mendukung perkembangan buah. Dengan prinsip itu Sofiandi sukses membuahkan tabulampot durian sebanyak 50 tanaman selama 3 tahun terakhir. Monthong umur 4 bulan pasca okulasi dengan daun lebat, segar, dan hijau dipilih sebagai bakalan tabulampot. Ia lantas dipindahkan ke polibag besar dan dirawat 4 bulan. Jika pertumbuhan tetap prima, baru dipindah ke karung plastik.

Media berupa pupuk kandang dan tanah liat dengan perbandingan 1:1. Tanaman-yang masih dalam karung lalu dibenamkan ke tanah. Caranya dibuat lubang seukuran karung. Bagian dasar tanah diberi pupuk fosfor berupa TSP sebanyak 2 sendok makan atau setara 20 g. Fosfor mengoptimalkan pertumbuhan akar.

Taburkan pula furadan dengan jumlah serupa untuk mencegah kehadiran patogen tanah. Setelah karung dibenamkan, bagian atas diberi TSP dan furadan dengan dosis sama.

Menurut Sofiandi durian dipindah ke lahan untuk menggenjot pertumbuhan vegetatif. Di sana tanaman dirawat 8-12 bulan dan dipupuk 2-3 kali. Pasca perawatan, tanaman diangkat untuk dipindah ke dalam drum.

Tanaman dengan bola akar terbungkus karung lalu ditanam di drum. Ruang antara karung dengan dinding drum diisi media utama-pupuk kandang dan tanah liat-plus jerami.

Tujuannya media mudah mengalirkan air dan pori-pori udara cukup. Akar baru dirangsang keluar dari karung dengan menyiramkan perangsang akar sebanyak 25 ml per 10 l air. Perangsang itu disiram setiap hari selama 1 minggu. Dengan perawatan rutin, buah bakal keluar tahun berikutnya.

Cara Menanam dan Budidaya Buah Durian Montong


TruebusNews - Durian montong adalah buah yang sangat enak dan asli dari daerah tropis. Harga buah ini juga cukup mahal karena buah ini tidak berbuah sepanjang tahun. Karena memiliki harga yang cukup mahal maka anda kadang ragu untuk membeli buah durian. Agar anda bisa menikmati buah durian montong dengan gratis maka anda bisa menanam pohon durian. Cara menanam durian montong sangat mudah untuk anda lakukan. Harga bibit buah durian montong juga cukup terjangkau dari pada anda harus menunggu lama untuk menanam biji buah durian. Cara menanam durian dari biji memang membutuhkan waktu yang lama serta buah yang akan dihasilkan juga kadang tidak maksimal.

cara menanam durian montong
Dalam cara menanam durian montong yang baik maka hal pertama yang harus anda perhatikan adalah dari segi pemilihan bibit. Anda harus memilih bibit dengan bentuk yang bagus. Selain bentuk yang bagus anda juga bisa melihat kondisi dari daun bibit tersebut. Jika daun masih segar maka bibit tersebut akan mudah untuk hidup. Akan tetapi jika banyak daun yang mati maka bibit tersebut kemungkinan besar belum memiliki akar yang bagus. Untuk keamanan maka anda lebih baik memilih bibit dengan bentuk yang maksimal.

Setelah pemilihan bibit yang baik maka cara menanam durian montong yang baik dilanjutkan dengan mempersiapkan lahan yang akan digunakan untuk menanam. Pilihlah lahan yang memiliki unsur hara tinggi. Dengan menggunakan lahan yang memiliki banyak unsur hara maka tanaman akan mudah untuk tumbuh. Salah satu ciri lahan yang bagus adalah lahan yang memiliki tanah dengan tekstur yang gembur. Biasanya tanah yang gembur juga sudah memiliki banyak pupuk alami yang baik untuk pertumbuhan tanaman buah durian. Jika anda salah dalam memilih lahan maka anda tidak akan bisa memiliki tanaman yang subur.

Untuk mengantisipasi lahan yang tidak subur maka anda bisa menambahkan pupuk pada lahan tersebut. Penambahan pupuk sangat dianjurkan dalam cara menanam durian montong yang baik. Pupuk yang anda pilih harus yang alami, banyak orang yang mengatakan jika pupuk yang paling baik adalah pupuk yang terbuat dari kotoran hewan. Kotoran hewan memiliki banyak nutrisi yang baik untuk tanaman. Untuk pupuk yang tidak alami maka jangan diberikan dengan jumlah yang berlebihan karena jika berlebih akan tidak baik untuk tanaman tersebut.

Lalu dalam cara menanam durian montong yang baik anda juga harus mempersiapkan lubang untuk tanaman durian tersebut. Ukuran lubang yang baik adalah sekitar 50 cm, dengan ukuran lubang tersebut maka tanaman bisa memiliki akar yang kuat. Anda juga harus memberikan banyak nutrisi pada lubang yang akan digunakan untuk menanam tersebut. Agar tanaman bisa tumbuh dengan baik maka anda bisa menambahkan tanaman pendamping untuk tanaman tersebut. Tanaman pendamping yang baik adalah tanaman yang memiliki ukuran lebih besar dari tanaman durian. Fungsi dari tanaman pendamping adalah untuk bisa menjaga tanaman durian agar tidak mudah roboh saat terkena angin kencang.

Jika anda sudah melakukan hal diatas maka anda bisa menanam buah durian montong dengan baik. Selain cara menanam durian montong yang baik anda juga harus merawat tanaman tersebut dengan maksimal. Merawat durian montong dengan baik akan membuat hasil buah menjadi prima. Bahkan banyak orang yang membuktikan jika tanaman dirawat dengan baik maka tanaman tersebut bisa berbuah dengan waktu yang lebih cepat.

Bunga Bakal Buah Rontok dan Berguguran, Begini Cara Pencegahannya



TruebusNews - Periode berbunga dan berbuah suatu tanaman adalah saat yang paling dinantikan oleh penanam karena harapan terbesar penanam adalah memanen buah dari tanaman yang sudah dirawat dengan baik dan dalam kurun waktu yang cukup panjang. Namun, harapan ini terkadang tidak menjadi kenyataan karena bunga rontok dan berguguran sebelum berkembang sempurna, berubah menjadi bakal buah. Kalaupun berubah, bakal buah yang terbentuk hanya berjumlah sangat sedikit.

Secara umum, kerontokan bakal buah pasca persarian bunga, disebabkan karena beberapa faktor :

Kerontokan karena faktor fisiologis kimiawi :
Kandungan nutrisi, khususnya hara fosfat (P) dan kalium (potassium = K) yang terbatas dalam tanah atau media tanam tabulampot menjadi faktor penyebab utama kerontokan bunga dan bakal buah atau buah yang sedang mengalami proses pembesaran. Jika kandungan kalium dalam tanah sangat terbatas, maka kerontokan buah akan menjadi lebih banyak. Kerontokan buah ini akan semakin parah jika pasokan air dari dalam tanah ke tanaman juga terbatas. Jika kerontokan buah disebabkan oleh faktor malnutrisi kalium, maka pemberian pupuk kalium, baik dalam bentuk tunggal (Kalium Chloride, KCl) maupun dalam bentuk majemuk (Kalium nitrate, KNO3) dapat menjadi solusi untuk mengatasi kerontokan buah. 

Pemberian pupuk yang mengandung kalium harus dilakukan seawal mungkin, sebelum pembungaan berlangsung dan pasca persarian selesai sehingga pemanfaatan unsur hara oleh tanaman dapat terjadi secara optimal. Pada beberapa kasus, pemberian pupuk fosfat yang dikombinasikan dengan kalium (pupuk NKP, mono kalium phosphate, KH2PO4 misalnya) sangat membantu tanaman untuk berbunga dan berbuah dengan normal karena pasokan kalium diberikan dalam jumlah lebih sedikit, namun diberikan bersamaan dengan pemberian fosfat yang sangat dibutuhkan tanaman saat memasuki periode vegetatif untuk berbunga dan berbuah. 

Pasokan air sebagai salah satu komponen utama dalam proses fotosintesis juga akan sangat membantu mencegah timbulnya masalah kerontokan bakal buah. Pasokan air yang cukup jangan diartikan bahwa tanaman harus mendapatkan air dalam jumlah berlebihan, namun harus dimaknai bahwa kondisi tanah di sekeliling media tanam haruslah selalu berada dalam keadaan lembab (bukan becek, apalagi tergenang), untuk memastikan bahwa pasokan air selalu tersedia saat dibutuhkan oleh tanaman untuk proses persarian, pembesaran dan pemasakan buah. Ketersediaan kalium dan fosfat yang baik akan lebih bermakna bagi tanaman jika ketersediaan air juga mencukupi, sehingga proses pembentukan dan pengisian buah akan berlangsung dengan baik pula.

Kerontokan karena faktor biologis 
Pasca persarian bunga, seharusnya diikuti oleh pembentukan bakal buah yang akan berkembang menjadi buah sempurna, namun sering terjadi bakal buah rontok karena terserang beberapa jenis hama maupun penyakit buah. Hama-hama ini umumnya menyerang, dimulai pada saat pembentukan kelopak bunga hingga pembentukan bakal buah pasca persarian bunga. Beberapa hama berwujud ulat yang memakan bakal buah yang baru terbentuk, hama penggerek berupa serangga yang menghisap cairan sel bakal buah yang baru terbentuk, serta beragam jenis kutu penghisap cairan sel yang mengeluarkan sejenis madu yang disukai oleh semut. 

Simbiosis antara kutu dengan semut ini menimbulkan gejala lapisan hitam (embun jelaga) di sekujur bakal buah dan daun di sekelilingnya. Selain merusak buah muda, tampilan tanaman secara keseluruhan juga menjadi jelek karena lapisan jelaga hitam terlihat mengotori tanaman. Selain itu, jelaga hitam juga menghalangi daun tanaman untuk berfotosintesis dengan normal, dan mengurangi jumlah fotosintat yang terbentuk untuk disimpan sebagai cadangan bahan kering (biomassa) di dalam tubuh tanaman.

Kerontokan karena faktor fisik 
Di musim penghujan dengan curah hujan yang tinggi, yang mengguyur terus-menerus dengan intensitas jangka waktu panjang, menjadi penyebab utama rontoknya bunga atau bakal buah pasca persarian. Dalam kondisi basah, benangsari (alat kelamin jantan pada bunga) lengket satu sama lain karena terikat oleh air, benangsari tidak bisa bertemu dan membuahi kepala putik (alat kelamin betina pada bunga). 

Sebaliknya di musim kemarau, suhu panas yang ekstrim disertai dengan pengaruh kelembaban yang rendah di siang hari, juga menjadi faktor fisik penyebab kegagalan persarian, karena pada suhu ekstrim, viabilitas atau daya hidup dan vigor benangsari menjadi sangat rendah (singkat) sehingga sulit bagi benangsari untuk tetap viabel dan membuahi kepala putik. Akibat kedua penyebab utama ini, bunga akhirnya layu dan gagal membentuk bakal buah karena proses persarian bunga tidak berlangsung secara normal.

Selain faktor-faktor tersebut di atas, pada tanaman-tanaman tertentu, terdapat selisih waktu yang cukup nyata antara pemasakan benang sari (alat kelamin jantan) dan kepala putik (alat kelamin betina), artinya, benang sari masak lebih awal atau bahkan masak lebih lambat dari masaknya kepala putik. Perbedaan waktu pemasakan inilah yang menjadi penyebab kegagalan persarian pada tanaman karena benang sari tidak dapat membuahi kepala putik. Akibatnya, bunga langsung layu beberapa waktu setelah bunga mekar. 

Pemberian beberapa senyawa kimia, misalnya gibberelic acid (GA3), dapat merangsang terjadinya pemasakan benangsari yang serempak dengan pemasakan kepala putik atau sebaliknya, yang bertujuan untuk meningkatkan persentase keberhasilan persarian/pembuahan dan pada akhirnya akan meningkatkan pula persentase bunga menjadi bakal buah. Aplikasi GA3 konsentrasi sangat rendah (misalnya, kurang dari 200 ppm/bpj : bagian per juta) dapat dilakukan sebelum atau pada saat masa pembungaan berlangsung, diaplikasikan dengan cara penyemprotan bakal bunga maupun dengan cara pengocoran ke akar tanaman, akan sangat tergantung kepada jenis tanaman yang diperlakukan.

Pada beberapa tanaman, kegagalan persarian bunga dan tentu saja tidak akan diikuti oleh pembentukan bakal buah juga bisa terjadi karena ketidak hadiran serangga penyerbuk (entomogami), sehingga relatif sulit bagi benang sari bunga untuk menyerbuki kepala putik. Peranan angin sebagai salah satu penyebab terjadinya persarian bunga (anemogami) juga minimal, sehingga perlu dilakukan penyerbukan buatan dengan bantuan tenaga manusia, contoh pada tanaman panili, beberapa varietas salak, serta varitas buah naga. 

Benangsari dari bunga yang mekar diambil menggunakan kuas dan benangsari yang terkumpul kemudian dikuaskan ke kepala putik saat kepala putik siap untuk dibuahi, sementara pada salak diambil bunga jantan yang matang dan dilekatkan sambil dioles-oleskan ke bunga betina agar terjadi persarian atau perkawinan. 

Dengan proses artifisial ini diharapkan terjadi persarian bunga dan dari persarian tersebut tentu saja diharapkan muncul bakal buah yang akan berkembang menjadi buah sempurna. Tanpa persarian buatan, bunga akan mekar lalu kemudian layu dan rontok begitu saja.

Apa itu Pupuk KCl? Ini Manfaatnya Buat Tanaman


TruebusNews - Pupuk KCl adalah pupuk yang sangat berguna untuk meningkatkan hasil tanaman melalui fungsinya yang mampu membantu pertumbuhan organ-organ generatif seperti biji, buah, dan bunga. Fungsi pupuk KCl tersebut diperoleh dari senyawa K2O yang terkandung di dalamnya. Berikut ini kami paparkan mengenai kandungan, manfaat, dan fungsi pupuk KCl bagi tanaman.

Kandungan Pupuk KCl
Kandungan pupuk KCl terdiri dari 2 zat yaitu zat hara dan zat pembawa. Karena pupuk KCl dapat ditemukan dengan banyak jenis, maka perbandingan antara zat hara dan zat pembawanya pun berbeda-beda. Namun secara umum, saat ini yang ramai ditemui adalah pupuk KCl 80 yang memiliki kandungan zat hara sebesar 60% dan zat pembawa sebesar 40%. Hal ini berarti dalam 100 kg KCl terdapat 60 kg zat hara (K2O) dan 40 kg zat pembawa.

Hara yang terkandung dalam pupuk KCl adalah hara kalium yang dapat diserap tanaman dalam bentuk senyawa K2O. Sebelum dapat diserap, pupuk KCl pada tanah akan terlebih dahulu terurai menjadi senyawa K2O dan ion Cl++. K2O bermanfaat untuk pertumbuhan dan penguat daya tahan tanaman terhadap penyakit, sedangkan ion Cl++ justru merugikan tanaman jika diberikan dalam jumlah berlebih.

Manfaat dan Fungsi Pupuk KCl
Berdasarkan zat hara yang terkandung di dalam pupuk KCl yaitu K2O, kita dapat mengetahui apa saja manfaat dan fungsi pupuk KCl. Manfaat dan fungsi pupuk KCl tersebut adalah sebagai berikut:
  • Memperkuat tumbuh tegak tanaman.
  • Memperkuat daya tahan tanaman terhadap serangan penyakit, hama, dan kekeringan.
  • Memperbanyak pertumbuhan pati.
  • Meningkatkan hasil panen biji-bijian.
  • Memperkuat ketahanan hasil panen terhadap kemungkinan kerusakan saat pengangkutan dan penyimpanan.

Dari beberapa fungsi dan manfaat pupuk KCl di atas, kita dapat menarik kesimpulan bahwa pupuk ini sangat tepat jika diaplikasikan saat tanaman sudah mulai berbunga. Aplikasi pupuk KCl saat tanaman akan berbunga akan mampu meningkatkan aktivitas pembentukan hasil biji pada tanaman yang dipanen biji atau buahnya.

Jangan Dibuang Sabut Kelapa Ini!!Olahlah Menjadi Pupuk Berharga


TruebusNews - Pupuk KCl memiliki manfaat yang sangat banyak bagi peningkatan produktivitas tanaman budidaya. Kendati begitu, ketersediaan pupuk yang mengandung unsur hara Kalium ini semakin lama semakin sedikit. Jika tidak ada suatu pemecahan terhadap masalah ini, bukan tidak mungkin hasil panen para petani menjadi semakin rendah.

Ketersediaan pupuk KCl anorganik yang tidak mencukupi sebetulnya dapat disiasati dengan melakukan produksi pupuk KCl organik yang dapat dibuat sendiri menggunakan sabut kelapa. Pupuk KCl organik ini memiliki banyak kelebihan yaitu biaya relatif murah, ketersediaannya terjamin, menjadi salah satu metode penanganan limbah sabut kelapa yang jumlahnya cukup banyak sekarang ini, serta bahan dan alat yang digunakan untuk membuatnya juga relatif mudah didapat.

Untuk membuat pupuk KCl organik bahan dan alat yang diperlukan antara lain sabut kelapa (25 kg), air jernih (40 liter) serta satu buah drum bekas. Cara pembuatannya adalah sebagai berikut:

1. Sabut kelapa dibersihkan dari tanah kemudian dimasukan ke dalam drum bekas.
2. Air jernih dituangkan ke dalam drum hingga separuhnya.
3. Drum berisi sabut kelapa dan air ditutup agar air hujan tidak masuk ke dalam serta agar proses fermentasi anaerob berjalan lebih cepat.
4. Drum berisi rendaman sabut kelapa kemudian dibiarkan selama minimal 15 hari.
5. Setelah 15 hari air rendaman akan berubah warna menjadi hitam kekuning-kuningan dan siap diaplikasikan.

Pupuk cair ini sangat cocok diaplikasikan ke tanaman padi yang sedang bunting. Penggunaannya adalah dengan cara disempotkan ke daun yang menghadap bawah agar penyerapan unsur kalium menjadi lebih optimal. Berdasarkan penelitian beberapa ahli pertanian, pupuk KCl organik cair ini mampu meningkatkan produktivitas hasil tanaman padi hingga 5 sampai 15% dengan kandungan K2O sebanyak 3-5%.

Demikianlah pembahasan mengenai membuat pupuk kcl organik cair dengan sabut kelapa. Ternyata memang membuat pupuk KCl organik tidak sulit. Tergantung mau atau tidak kita beralih memanfaatkan teknologi nenek moyang ini.

Inilah Cara Merawat Tanaman Buah Mangga Unggul



TruebusNews - Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas mangga, perlu dilakukan juga seleksi bunga dan buah mangga. faktor kegagalan buah mangga lebih banyak ditentukan saat pembungaan.

Dengan demikian, menjaga kualitas bunga mangga akan menjadi sangat penting agar bisa menghasilkan kualitas dan kuantitas buah sesuai dengan yang diharapkan.

Pada mingggu keempat, biasanya buah akan berdiameter sekitar 0,5 cm. Diusia ini, banyak terjadi kerontokan buah karena kandungan ZPT tidak sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, kerontokan bunga atau buah juga disebabkan hama penyakit, seperti jenis homoptera (idiocerus niveoparsus).

Hama ini merusak tangkai bunga mangga, daun-daun muda, dan buah muda. Antraknose juga salah satu penyakit yang biasanya menyerang di masa pembungaan dan pembuahan, terutama apabila kondisi lingkungan tempat mangga tersebut tumbuh kelembapannya tinggi.

Gangguan lainnya adalah hama cabuk putih yang menyerang saat bunga mekar sampai 35 hari setelah penyerbukan berlangsung. Kondisi lingkungan dengan kelembapan yang sangat rendah dan suhu tinggi ketika masa pembungaan berlangsung juga bisa membuat kerontokan bunga dan buah mangga.

Selain itu, unsur hara yang kurang mendukung pertumbuhan tanaman mangga juga akan berdampak sama. Kondisi lingkungan yang dibutuhkan tanaman mangga umumnya adalah saat menjelang musim kemarau. Sebab, pada saat itu terjadi cekaman kekeringan dan peningkatan suhu pada kanopi. Dalam keadaan lingkungan yang demikian, stimulasi bunga akan terjadi sebagai akibat terbentuknya dan terakumulasinya hormon yang merangsang pembungaan mangga (florigen).

Sementara itu, untuk meningkatkan kualitas bunga mangga, apabila lahan yang tersedia memungkinkan, bisa dilakukan pemeliharaan lebah di sekitar pohon mangga. Keberadaan lebah-lebah ini dapat membantu proses penyerbukan bunga mangga. Selain itu, lebah juga akan mendapatkan manfaat dengan memperoleh nektar dari bunga mangga.

Kondisi tanaman mangga yang berbunga lebat juga perlu diwaspadai agar tetap menghasilkan buah yang berkualitas karena setiap pohon mempunyai kemampuan berproduksi optimal pada kondisi tertentu. Sehingga apabila berproduksi optimal pada kondisi tertentu. Sehingga apabila buah dibiarkan melimpah, bisa berakibat turunnya jumlah produksi di musim buah selanjutnya.

Untuk itu, perlu dilakukan penjarangan buah untuk mengurangi jumlah buah dalam setiap tangkai dengan membuang buah yang dianggap tidak baik. Buah mangga hanya dipelihara 2-3 buah per tangkai, sehingga sesuai dengan daya dukung tanaman untuk menghasilkan buah dengan mutu dan jumlah yang optimal.

Penjarangan buah dilakukan saat buah masih kecil, kira-kira sebesar bola pimpong. Buah mangga yang tidak baik pertumbuhannya (tidak normal, tampak tidak sehat) dipetik, hingga tersisa 2-5 buah saja dalam setiap tandannya.

Buah yang dipertahankan adalah buah yang sehat, bebas hama dan penyakit, serta berwarna menarik. Pemangkasan buah ini bisa dilakukan dengan menggunakan gunting pangkas untuk menghindari kerusakan bagian tanam lainnya. Dengan berkurangnya jumlah buah dalam setiap tandannya, maka kompetisi penyerapan nutrisi tanaman akan berkurang.

Inilah Jenis Buah Mangga Unggulan Paling Manis


TruebusNews - Saat ini, pemerintah telah mengembangkan berbagai jenis mangga unggulan untuk dibudidayakan. Mangga-mangga ini diharapkan mampu menghadapi persaingan pasar uang kian bebas. Berbagai varietas yang dikembangkan ada yang berasal dari luar negeri, dalam negeri, maupun persilangan

keduanya untuk mendapatkan jenis baru yang unggul dan tahan terhadap serangan hama penyakit. Sejauh ini, telah ada beberapa jenis mangga unggulan yang dikembangkan, di antaranya sebagai berikut:

1. Mangga Arum Manis
Mangga ini termasuk mangga yang sangat populer di dalam negeri. Permintaanyya tak pernah turun sepanjang tahun. Saat belum musim, harga mangga ini dapat melonjak tinggi. Mangga ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

Kulitnya berwarna hijau tua dan dilindungi oleh lapisan lilin yang menjadikan warnanya sedikit kelabu. Pada pangkal buahnya, terdapat warna hijau kekuningan.
Terdapat bintik-bintik berwarna hijau keputihan di seluruh permukaan kulitnya.
Mangga ini memiliki daging buah yang tidak berserat, tebal, dan rasanya manis.
Bila sudah masak, aromanya sangat harum.

2. Mangga Golek
Dalam bahasa Jawa, ”golek” berarti mencari. Kelezatan mangga golek telah terkenal dikalangan penikmat mangga. Siapapun bisa saja ketagihan setelah merasakan lezat dan renyahnya buah ini. Mangga yang sangat dikenal di masyarakat ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

Bentuk bulat memanjang.
Warna kulitnya kuning kehijauan saat masak.
Biji nya sangat tipis dengan rasa buah yang crunchy.
Aromanya cukup harum.
Memiliki daging buah yang tebal dan tidak berserat.

3. Mangga Manalagi
Mangga manalagi memiliki beberapa jenis. Ada manalagi Probolinggo dan manalagi Pitubondo. Manalagi Probolinggo atau dikenal dengan manalagi madu ciri-ciri sebagai berikut:

Buahnya bergerombol membentuk dompolan seperti anggur.
Daging buahnya kesat, berbintik cokelat saat matang seperti madu.
Rasanya sedikit kecut saat mentah.
Kulitnya berwarna hijau dengan lapisan lilin dan bintik putih.
Memiliki kandungan serat cukup tinggi.
Manalagi Situbondo memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
Bobot buah mencapai 1500 gram per buah.
Rasanya sangat manis seperti gula.
Warna hijau kekuningan bila masak.
Bentuk buah seragam.
Daging buah kesat dengan rasa yang nikmat, bisa membuat orang ketagihan.

4. Mangga Nam Dok Mai
Mangga asli Thailand ini merupakan satu di antara beberapa mangga yang mudah dibudidayakan. Bentuknya memanjang agak bulat dengan ujung membengkok runcing. Ciri lain mangga nam dokmai adalah sebagai berikut:
Helai daun bergelombang dengan warna hijau tua.
Kulitnya tipis, berwarna kuning kehijauan hingga kuning.
Memiliki bobot antara 340-400 gram dengan panjang mencapai 16,4 cm.
Memilikli rasa yang manis dengan tingkat kemanisan hingga 19%.
Aromanya harum memiliki biji yang tipis dan kecil.

5. Mangga Apel
Mangga jenis ini termasuk mangga yang sangat mudah untuk berbuah. Produksinya cukup tinggi. Dalam satu tangkai terdapat hampir 8-10 buah, bahkan lebih. Mangga yang berasal dari Singapura ini memiliki ciri sebagai berikut:
Bentuknya bulat seperti apel.
Warna buah kemerahan dengan aroma yang harum
Memiliki tekstur halus dengan rasa sedikit masam
Buahnya pada saat masih muda berwarna hijau kebiru-biruan dan dipermukaannya terdapat lapisan lilin.

Mangga apel ini terdiri atas dua jenis, yaitu apel merah dan apel hijau. Mangga apel merah memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
Saat masak kulitnya berwarna kuning kemerahan
Daging buahnya berwarna merah
Memiliki tekstur daging yang halus dengan aroma yang harum.
Daging buahnya manis tanpa rasa asam.
Mangga apel hijau ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
Buah yang telah tua memiliki warna hijau kekuningan.
Memiliki lapisan lilin yang tipis.
Daging buahnya berwarna oranye atau jingga.
Memiliki tekstur daging buah yang halus dengan aroma harum.
Rasanya manis sedikit asam.

6. Mangga Gedong Gincu
Varietas ini memiliki bentuk mirip dengan mangga apel sedikit bulat, dengan bentuk pangkal buah agak mendatar serta berlekuk. Aromanya harum dan kulitnya berwarna kuning merah, cenderung jingga pada pangkalnya. Mangga gedong picu memiliki daging buah yang tebal dengan tekstur halus. Pada kulitnya terdapat lapisan lilin dan bintik putih kehijauan dengan permukaan kulit yang halus. Memiliki berat antara 200-300 gram per buahnya.

7. Mangga Indramayu
Mangga ini dinamakan sesuai asal daerahnya, yaitu Indramayu. Jenis mangga ini lebih dikenal dengan sebutan Pelem cengkir. Mangga ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
Buahnya berukuran besar.
Memiliki tekstur kering dan berserat.
Rasanya manis dan cenderung gurih.
Berwarna hijau kekuningan saat masak.
Lebih nikmat di santap bila masak di pohon karena cita rasanya lebih khas.
Mangga ini memiliki keistimewaan, yaitu daya simpan yang cukup banyak, dalam arti tidak cepat busuk seperti mangga pada umumnya.

8. Mangga Chokanan
Mangga ini termasuk salah satu mangga unggulan yang mudah dibuahkan. Mangga yang berasal dari Thailand ini mampu berbuah kurang dari setahun sejak penyambungan. Mangga chokanan memiliki ciri-ciri seperti berikut.
Genjah (cepat berbuah).
Bauh berwarna hijau saat mentah dan berbuah kuning saat sudah masak.
Teksatur nya lembut berair dengan rasa yang manis saat matang.
Tidak berserat.
Bobot berkisar 350-500 gram.

9. Mangga Okyong
Mangga ini mempunyai kemampuan berbuah sedang dengan kulit buah berwarna kuning saat masak. Mangga yang berasal dari Thailand ini memiliki tekstur daging buah yang lembut dengan sedikit serat dan daging berwarna kekuningan. Aromanya harum dengan rasa yang manis.

Mangga yang termasuk varietas unggul ini memiliki bobot buah sekitar 250 gram. Mangga ini mengandung sedikit serat, namun daging buahnya sangat empuk. Sehingga, tidak heran jika mangga yang satu ini banyak digemari oleh penikmat buah mangga.