Iklan 4

Inilah Cara Agar Bebek Bertelur Banyak



Masih banyak peternak bebek yang bingung dan mencari cara bagaimana supaya bebek yang dipeliharanya dapat bertelur banyak setiap hari. Nah kali ini saya akan berbagi trik tersebut, sebenarnya sangatlah simpel, mudah dan sederhana saja. Dengan bahan yang sederhana, mudah di dapat dan dengan biaya yang murah, peternak bebek dapat meracik makanan bebek agar cepet bertelur banyak tiap harinya.

Trik supaya bebek yang anda pelihara agar cepat bertelur, sebelumnya Bagi anda yang suka bertenak bebek dengan tujuan untuk diambil telurnya, baik telurnya untuk dikonsumsi sendiri maupun untuk dijual, disini kami akan memberikan trik supaya bebek yang anda pelihara agar cepat bertelur. adapun triknya adalah sebagai berikut :

1. Berilah konsentrat pada makanan bebek.

Konsentrat adalah makanan suplemen bebek,dengan ditambahkan konsentrat pada makanan bebek maka hal tersebut akan dapat memperlancar bebek supaya cepat bertelur. anda tak perlu kesulitan untuk memebeli konsentrat, biasanya konsentrat dijual ditoko pertanian atau peternakan, kalo didesa biasanya konsentrat mudah dijumpai diwarung-warung.

2. Berilah keong pada makanan bebek

Keong mudah didapat, baik disawah maupun dirawa-rawa. keong dipercaya kaya akan suplemen, dengan adanya suplemen ini sehingga dapat meningkatkan bebek dalam bertelur, selain itu keong sangat efektif sebagai makanan bebek, disamping mudah didapat harga keong pun juga relatif murah.

Jadi bagi anda penggemar pelihara bebek semoga cara diatas dapat membantu, dan bagi anda yang ingin mencoba pelihara bebek ayo marilah mencoba. karena pelihara bebek sangatlah mudah dan banyak membawa keuntungan. bahkan bebek bisa bertelur setiap hari. yang terpenting dalam pelihara bebek kita harus memperhatikan pemberian pakan yang bersuplemen. supaya bebek yang kita pelihara cepat bertelur.

Demikianlah sedikit gambaran memelihara bebek dengan tujuan bebek agar cepat bertelur, semoga bermanfaat selamat mencoba.

Cara Suntik Tanaman Agar Berbuah Lebat


Ternyata agar tanaman supaya berbuah lebat, cukuplah mudah dengan cara melakukan suntik tanaman. dengan cara suntik tanaman buah, maka buah tanaman tersebut akan terpancing untuk berbuah lebat. selain di beri pupuk yang teratur maka dengan cara inilah tanaman akan berbuah lebat.

Apa sih tujuan melakukan Suntik Tanaman Buah? hal ini dilakukan agar bisa berbuah lebat sepanjang tahun. Lalu bagaimana cara melakukannya? berikut ini penjelasannya:

Aplikasi perangsangan buah dan pemupukan melalui injeksi lebih efektif untuk merangsang pembuahan. Itu terjadi karena nutrisi dan hormon langsung didistribusikan ke seluruh bagian tanaman melalui jaringan pembuluh.

Bila lewat penyiraman ada kemungkinan unsur hara hilang karena menguap atau mengalir di permukaan tanah karena tanah terlalu padat. Hanya saja aplikasi injeksi itu perlu tenaga ekstra bila diterapkan pada kebun berskala luas.

Isto menghitung aplikasi pupuk dan hormon perangsang buah dengan teknik injeksi lebih murah ketimbang dengan cara penyiraman. Dosis pupuk yang digunakan lebih hemat, tetapi konsentrasinya lebih pekat. Pada teknik konvensional.

Cara Suntik Tanaman Buah:

  • Lubangi pohon di sekeliling pangkal batang menggunakan bor berdiameter 1 cm hingga kedalaman 7 cm. Saat pengeboran posisi mata bor miring 45 derajat.
  • Suntikan 10 cc larutan yang terbuat dari campuran pupuk NPK dan hormon yang mengandung giberelin pada setiap lubang. Setelah itu lubang disumbat menggunakan potongan styrofoam untuk mencegah kontaminasi cendawan dan bakteri penyebab penyakit.
  • Sebulan kemudian pohon mulai berbunga. Berikan pupuk kandang sebanyak 125 kg. Sebelum pemupukan, buat parit kecil di sekitar area perakaran yang jaraknya sejajar lebar tajuk. Taburkan pupuk kandang ke dalam parit, lalu timbun dengan tanah.
  • Siram pupuk kandang hingga basah agar pupuk meresap ke area perakaran.
  • Saat berbunga tanaman butuh air dan hara yang cukup. Oleh karena itu lakukan penyiraman sekaligus pemupukan dengan sistem infus.                                                                                                                                                                                                                                        

Inilah caranya Penyiraman dan pemupukan dengan sistem infus:

  • Isi drum berkapasitas 200 liter dengan air sebanyak 2/3 bagian drum,
  • Lalu celupkan sekarung pupuk kandang, serta 33 g NPK dan 17 g KNO3.
  • Lubangi sisi bagian bawah drum selebar paku. Dari sanalah larutan mengalir membasahi lahan. Larutan biasanya akan habis dalam 2 hari.
  • Ulangi pemberian pupuk hingga panen.

Empat bulan setelah berbunga lengkeng lokal siap panen. Setelah panen berikan kembali pupuk dengan dosis sama seperti disebutkan pada poin 3. Sebulan kemudian tunas mulai bermunculan. Jika tunas sudah berubah menjadi daun dewasa, lengkeng siap dibuahkan kembali.

Budidaya Ikan Lele Agar Cepat Panen



Masyarakat Indonesia sangat menggemari ikan lele, apalagi ikan lele ini banyak diminati karena budidaya lele merupakan bisnis yang memberi keuntungan yang cukup besar selain itu juga mudah untuk dijalankan, mudah dipeliharanya mulai dari bisnis budidaya nya atau bisnis kulinernya. Budidaya Ikan Lele Agar Cepat Panen ada beberapa faktor yang mendukung budidaya lele diantaranya :
  • Pemeliharaan lele sederhana karena alat dan bahan yang digunakan mudah ditemukan
  • Benih lele murah dan mudah diperoleh
  • Keuntungan dapat lebih cepat didapat, selain memberi keuntungan, siklus perputaran uangnya relatif juga lebih cepat, hal ini karena waktu pemeliharaan lele tergolong singkat.walaupun demikian dalam budidaya lele dibutuhkan keuletan agar meraih keuntungan sesuai yang diharapkan
  • Waktu pemeliharaan lele lebih singkat,waktu yang dibutuhkan untuk pembesaran lele guna lele siap konsumsi dan layak jual yaitu berkisar 2-3 bulan

Setelah kita mengetahui faktor yang mendukung budidaya ikan lele, maka kita juga harus mengetahui teknik pembesarannya supaya lele yang kita budidaya dapat dipanen lebih cepat dan memberi keuntungan yang sesuai kita harapkan,maka kita harus mengetahui teknik pembesarannya.

Adapun teknik pembesaran budidaya ikan lele diantaranya sebagai berikut :

Pemilihan benih ikan lele
Pemilihan benih dalam setiap budidaya lele tak lepas dari pemilihan benih ikan lele yang akan dibudidaya, pilihlah benih lele yang cepat tumbuh besar,berkualitas,dan tahan terhadap serangan penyakit.sebaiknya benih lele yang dipilih seperti benih lele dumbo dan sangkuriang karena jenis lele tersebut mampu lebih cepat tumbuh besar dibanding dengan jenis lele yang lainnya,untuk ukuran benih yang dipilih sebaiknya pilih yang sebesar ibu jari.

BACA JUGA : Cara Budidaya Ikan Gurame Agar Cepat Besar dan Siap Jual

Pemilihan Pakan
pilih pelet yang berprotein tinggi agar lele bisa tumbuh dengan cepat

Waktu/jadwal pemberian pakan
Untuk pembesaran lele dengan cepat sebaiknya pemberian pakan/pelet diberikan sebanyak 3 kali sehari,dalam pemberian pakan ini kitapun juga harus memperhatikan ukurannya, sebaiknya pemberian pakan dengan perbandingan 1:1/2:1 yang artinya pada pagi hari 1,siang 1/2,dan sorenya 1.

Pemilihan kolam
Untuk pembesaran gunakan kolam terpal, karena kolam terpal mudah diatur disamping itu penggantian airnya juga relatif lebih mudah

Penggantian air
Dalam waktu 3 bulan masa pembesaran,sebaiknya ganti air sebanyak 1 kali pada 1,5 bulan setelah penebaran,hal ini bertujuan agar ikan lele tidak mudah mati.pemberian pakan yang sering juga membuat air cepat keruh dan menyebabkan banyak ikan yang mati

Menjaga Kesehatan Ikan
Supaya proses pembesaran lele dapat berjalan dengan baik, gunakan pribiotik untuk menjaga kesehatan ikan

Demikianlah upaya pembesaran budidaya ikan lele agar cepat bisa dipanen dengan waktu yang singkat dan memberi keuntungan yang sesuai dengan yang diharapkan, semoga yang sedikit ini dapat menambah pengetahuan dan manfaat.

Cara Membuat Sendiri Pakan Ternak untuk Ayam Pedaging


Kualitas pakan ternak sangat menentukan sekali terhadap kualitas peningkatan mutu ternak itu sendiri, karena pakan yang bagus akan mempengaruhi terhadap bobot dan ternak tidak akan mudah terserang atau terjangkit penyakit. Khusus pakan ternak ayam masih banyak peternak yang membeli pakan ternak yang sangat mahal, padahal pakan ternak sendiri bisa di buat dan di olah sendiri untuk menekan biaya yang sangat tinggi untuk pakan ternaknya.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan oleh peternak ayam dalam membuat pakan ternaknya sendiri, terutama pakan untuk jenis ayam ras. Berikut kami jelaskan cara membuat pakan ayam ras sendiri. Jika anda ingin membuat 100 kg, siapkan bahan baku sebagai berikut.

Untuk stater sediakan

  • Jagung 60 kg
  • Bekatul 2 kg
  • Tepung gaplek 2 kg
  • Tepung ikan 13,5 kg
  • Tepung darah 3 kg
  • Kedelai 7 kg
  • Bungkil kelapa 5 kg
  • Tepung daun pepaya 2 kg
  • Bungkil biji kapuk 1kg
  • Tepung bulu unggas 4 kg
  • premix 0,5 kg.

Sedangkan untuk finisher, sediakan

  • Jagung 50 kg
  • Bekatul 7 kg
  • Sorgum 10 kg
  • Tepung gaplek 5 kg
  • Tepung ikan 3 kg
  • Tepung darah 3 kg
  • Kedelai 9 kg
  • Bungkil kelapa 5 kg
  • Bungkil biji kapuk 0,5 kg
  • Tepung daun pepaya 2,5 kg
  • Tepung bulu ayam 2,5 kg
  • Minyak kelapa 1 kg
  • Premix 0,5 kg .

Ada tiga bentuk pakan yang bisa dibuat yaitu tepung, crumble (butiran pecah), dan pelet.

1. Bentuk Tepung

Cara membuatnya sangat mudah, semua bahan dicampur dan digiling halus hingga jadi tepung, lalu diaduk sampai rata dan siap disajikan.

Namun pakan jenis ini tidak efektif, karena ayam cenderung lebih memilih jenis pakan yang disukai, sehingga banyak nutrisi yang tidak di konsumsi. Sehingga akan terbuang sia-sia.

2. Bentuk Crumbles (Butiran Pecah)

Semua bahan di giling halus, lalu diaduk sampai tercampur rata, setelah itu di kukus atau di uap dengan panas berkisar 80-900C. Kemudian pakan diaduk dalam ayakan yang berlubang dengan diameter lubang antara 5-10 mm sambil ditekan, sehinga butiran berjatuhan.

Jemur butiran itu dibawah terik matahari hingga kering dan siap untuk disajikan. Pakan jenis ini cukup efisien tidak banyak nutrisi yang terbuang.

3. Bentuk Pelet

Caranya sama seperti membuat bentuk crumble, bedanya setelah penguapan, pakan dimasukkan dalam gilingan daging atau sambal, sehingga keluar bentuk memanjang. Kemudian di potong potong kecil-kecil dan di jemur sampai kering dan siap untuk disajikan. Pakan jenis ini pun cukup efisien.

Untuk menghindari pakan yang mudah rusak dan tengik (basi) karena udara yang lembab, sebaiknya pakan diberi bahan pengawet. Misalnya BHA (Butiylated hydroxy anisol), BHT (Butylated Hydroxy toluen), Gropyl Gallate, Oktyl Gallate, Tokoferol, Etoksikusin yang biasanya di kemas dengan nama Antrasin, Toksomiks, Antoks dan sebagainya. Pemberian sebaiknya tidak lebih dari 0,1% dari jumlah pakan.

Membuat konsentrat

Untuk membuat 100 kg konsentrat, pertama-tama sediakan

  • Tepung ikan 26 kg
  • Bungkil kedelai 21 kg
  • Daun turi 28 kg
  • Tepung bulu 14 kg
  • Tepung tulang 0,5 kg
  • Sorgum 10,5 kg

Cara membuatnya :

Semua bahan di giling jadi tepung. Siap dicampur dengan bekatul dan jagung.

Alternatif lain untuk membuat pakan ayam pedaging. Untuk masa awal, sediakan

  • Konsentrat 39 kg
  • Bekatul 5,5 kg
  • Jagung 55 kg
  • Premix 0,5 kg

Semua bahan di proses bisa dalam bentuk tepung, crumble atau pellet. Untuk masa akhir, sediakan jagung 58 kg, bekatul 8,5 kg, konsentrat 33 kg, premix 0,5 kg. Kemudian di proses seperti membuat pakan.

Inilah Ciri-Ciri Buah Semangka yang Manis


Buah Semangka yang banyak memiliki kandungan giji, kadar air yang tinggi namun rendah kalori ini merupakan makanan ataupun minuman yang sangat menyegarkan dan bermanfaat bagi kesehatan manusia. Beberapa manfaat buah semangka bagi kesehatan manusia diantaranya adalah mengendalikan tekanan darah, mencegah dehidrasi, mengatasi peradangan dan mengurangi nyeri pada otot. Buah Semangka mengandung beberapa jenis Vitamin, Mineral dan Senyawa tumbuhan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia

Bagaimana sih mengetahui ciri buah semangka yang memiliki rasa manis? Buah semangka merupakan salah satu buah favorit hampir semua orang. Karena selain rasanya yang manis dan segar, buah ini juga menjadi pilihan yang pas untuk menghilangkan dahaga karena buah ini banyak mengandung air.

Namun kali ini kita bukan membahas mengenai manfaat buah semangka, tapi tentang bagaimana ciri-ciri buah semangka yang memiliki rasa paling manis.

Seperti dilansir brightside.me, bercak kuning itu memiliki fungsi sebagai penanda bahwa buah semangka tersebut sudah masak sempurna. Hal ini dikarenakan bercak ini paling dekat dengan tanah. Itulah kenapa semangka yang sudah matang akan mengeluarkan bercak berwarna kuning ataupun kuning agak jingga.

Berikut ini ciri-ciri Semangka yang memiliki rasa manis:

  • Pilih semangka yang pada bagian bawahnya terdapat bercak warna kekuningan. Jika warnanya putih, biasanya kurang manis. Semakin kuning warnanya, semakin manis. Pilih juga yang pola kulitnya jelas dan tajam antara bagian putih dan hijau.
  • Ketika diketuk akan mengeluarkan bunyi seakan-akan semangka berongga bagian dalam, ini menandakan semangka memiliki rasa manis.
  • Pilih yang kelihatan jelek, seperti ada jalur laba-laba. Jika kamu pikir semangka seperti ini tidak baik, kamu salah, justru seringkali semangka dengan kulit ‘cacat’ seperti ini lah yang manis karena tanda kecokelatan ini adalah sengatan lebah yang meninggalkan madu.
  • Gambar ini menunjukkan bonggol semangka baru dipetik, jadi belum terlalu kering. Bonggol yang benar-benar kering seperti pada gambar no.5.
  • Pilih juga bonggolnya yang sudah kering atau tidak menonjol dan segar karena masih terlihat baru dipetik, karena bonggol kering adalah indikasi bahwa semangka telah matang dan lebih manis.

Buah yang manis. Untuk memilih buah semangka yang manis, pilih yang bentuknya membulat, bukan yang memanjang atau lonjong. Tak banyak yang tahu jika semangka terbagi menjadi dua jenis kelamin, jantan dan betina. Semangka jantan lebih besar, memanjang, dan buah yang lebih berair. Sedangkan semangka betina punya bentuk bundar dan sangat manis.

Demikian informasi mengenai bagaimana cara Mengetahui Ciri-ciri Buah Semangka yang Memiliki Rasa Manis. Semoga informasi ini bermanfaat bagi sobat tani sekalian

Cara Cepat Membasmi Hama Wereng


Petani mana yang tidak pernah jengkel jika tanamannya di serang hama wereng, ribuan hama wereng suka menyerang tanaman yang dapat mengakibatkan tanaman tersebut menjadi layu bahkan mati. meskipun tanaman tersebut bisa bertahan hidup tetapi nanti efeknya akan berpengaruh terhadap hasil panen produksi tanaman tersebut.

Hama wereng cokelat menjadi hama yang sangat meresahkan petani, khususnya petani padi. Hama wereng coklat harus cepat ditangani karena jika tidak segera ditangani maka akan berdampak buruk pada hasil produksi tanaman padi.

wereng coklat dapat merusak tanaman padi dan tanaman padi yang sering diserang oleh hama wereng coklat ini, biasanya menyerang pada tanaman padi yang masih muda dan dapat menyerang tanaman padi hingga parah. Untuk mengatasi hama wereng cokelat ini tidak harus selalu memakai pestisida berbahan kimia, memang efek pestisida kimia cepat dirasakan dan hama cepat hilang akan tetapi dampak panjangnya akan merusak lingkungan.

Berkaitan dengan pengendalian hama wereng coklat ini, obat alami pun bisa digunakan, seperti berikut ini, cara membuat ramuan untuk mengatasi hama wereng cokelat

Alat dan bahan yang perlu disiapkan :

  • Bawang putih 20 siung
  • Sabun colek 20 gram
  • Dan air sebanyak 20 liter
  • Daun sirsak sebanyak 1 genggam
  • Daun rimpang jeringau sebnyak 1 genggam

Cara pembuatan :

  • Tumbuk daun sirsak , daun rimpang dan bawang putih tersebut diatas sampai halus
  • Setelah ditumbuk hingga halus semua bahan tumbukan tersebut dicampur dengan sabun colek
  • Selanjutnya rendam semua bahan tadi dengan air sebanyak 20 liter lama perendaman kurang lebih selama 2 hari dan setelah ke esokan harinya , saring larutan tadi dengan menggunakan kain halus
  • Pada setiap 1 liter larutan hasil saringan tadi dapat dicampur degan air lagi sebanyak 15 liter

Cara mengaplikasikan ketanaman dengan cara disemprotkan ke tanaman yang sedang diserang oleh hama wereng cokelat, lakukan penyemprotan dengan rutin hingga wereng cokelat benar-benar hilang, demikianlah cara membuat ramuan untuk mengatasi hama wereng cokelat, semoga sedikit diatas dapat bermanfaat.

Cara Cepat Membasmi Hama pada Pohon Mangga secara Efektif



Sebagai upaya untuk meningkatkan produksi buah mangga, para petani mangga berusaha melakukan berbagai cara untuk memberantas hama pada pohon mangga agar hasil produksi buah nya berkualitas baik.

Hama merupakan salah satu faktor yang menjadi kendala. Penggerek batang mangga adalah salah satunya, dimana hama ini telah menghancurkan ribuan tanaman mangga terutama di daerah basah.

Hama penggerek batang menyerang melalui pucuk yang telah berlubang akibat tusukan hama lain (biasanya penggerek pucuk) dengan jalan memasukkan telurnya ke dalam jaringan yang luka tersebut. Kemudian larvanya memakan dan merusak jaringan pucuk sampai batang utama yang menyebabkan kematian pada batang mangga tersebut.

Karena mekanisme serangannya, hama ini menyebabkan kerusakan yang sangat berat hingga dapat menghancurkan kebun mangga. Kurang dari periode dua tahun hama ini telah menghancurkan ribuan batang mangga di Sumatera Barat.

Gejala Serangan Penggerek Batang
Pada awal serangan, terlihat adanya lubang yang mengeluarkan kotoran berupa gerekan seperti serbuk gergaji pada pucuk atau cabang mangga. Kemudian cabang yang menunjukkan gejala tadi akan mengering dan mati.

Karena cabang yang mendapat serangan pertama mati, selanjutnya penggerek menuju ke bagian tanaman yang masih hidup yaitu batang utama sehingga pada batang utama akan timbul lubang-lubang yang disertai juga dengan keluarnya kotoran. Pada serangan lanjut ini keseluruhan tanaman akan mati.

Pengendalian Hama Penggerek Batang Mangga
Pengendalian hama penggerek lebih dini adalah faktor kunci untuk menyelamatkan tanaman mangga dari kematian atau bahkan menyelamatkan kebun mangga dari kehancuran sehingga kerugian dapat dihindari. Langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengendalikan hama ini adalah:

  • Lakukan monitoring secara cermat dan berkala untuk mengetahui ada tidaknya hama dan gejala seranggannya, terutama pada saat tanaman sedang flush.
  • Hindarkan terjadinya serangan penggerek pucuk karena serangan hama ini membantu penggerek batang untuk meletakkan telur, dengan jalan mengendalikan hama penggerek pucuk.
  • Apabila menemukan dewasa hama ini segera matikan secara mekanis.
  • Apabila menemukan gejala serangannya, segera pangkas bagian tanaman tanaman yang terserang kurang lebih 5 cm di bawah lubang yang masing mengeluarkan kotoran segar. Selain itu bisa pula dilakukan penyuntikan minyak sereh wangi pada lubang yang ada dengan interval 1 minggu sekali hingga pada lubang tidak mengeluarkan lendir/kotoran lagi.
  • Matikan larva penggerek yang ada di ranting/cabang/batang yang telah dipotong dengan jalan membelah bagian tanaman tersebut atau membakarnya.
  • Aplikasi insektisida pada fase tunas untuk menghindari serangan hama pucuk sekaligus menghindari serangan penggerek batang.


Apabila sudah ada serangan gunakan insektisida sistemik sebagai alternatif pengendalian terakhir dengan jalan menginjeksikan cairan insektisida ke batang atau dengan cara saputan batang, dengan catatan bahwa pada saat aplikasi insektisida ini tanaman tidak sedang berbuah.